Jumat, 25 September 2026

Dua Kemenangan di Malaysia, Muhammad F.A. Wibowo Amankan Tiket IWF Italia

Kompassantri, Malaysia — Muhammad F.A. Wibowo menutup perjalanan di **IAME Series Asia 2026** dengan hasil positif setelah meraih **P1 pada Round 5 dan Round 6** di **LYL International Karting Circuit, Malaysia**.

Pada **Round 5**, Muhammad menghadapi tantangan dengan kondisi trek yang berbeda dibandingkan pekan sebelumnya. Ia terus melakukan adaptasi dan evaluasi hingga mampu menemukan pace terbaik.

Setelah mencatatkan **P2 di QTT dengan waktu 1:13.942**, Muhammad tampil kuat di rangkaian heat dengan meraih **P1 pada Heat 1 dan Heat 2**. Ia kemudian finis P2 pada Heat 3 dan Super Heat.

Di final, persaingan berlangsung sangat ketat dengan posisi P1 dan P2 yang silih berganti. Muhammad mampu menjaga konsentrasi hingga lap terakhir dan kembali merebut posisi terdepan untuk mengamankan **P1**.

Memasuki **Round 6**, Muhammad kembali menunjukkan konsistensinya. Setelah melalui persaingan ketat di sesi heat, ia berhasil bangkit dan meraih **P1 di Super Heat**.

Mengawali final dari posisi ketiga, Muhammad langsung memberikan tekanan sejak awal. Ia berhasil mengambil posisi pertama sebelum lap pertama berakhir dan mempertahankannya hingga garis finis untuk kembali meraih **P1**.

Dua kemenangan di Malaysia sekaligus membawa Muhammad finis di **P2 klasemen championship** dan menyandang status Vice Asian Champion 2026, meskipun harus melewatkan dua ronde sepanjang musim.

Pencapaian ini juga memastikan Muhammad mendapatkan **tiket menuju IWF di Viterbo, Italia, pada Oktober mendatang

Setelah menyelesaikan IAME Series Asia, Muhammad akan kembali fokus ke Italia untuk menghadapi **putaran terakhir Italian Championship GR3**, sebelum melanjutkan perjalanan menuju **IWF Viterbo

Kamis, 24 September 2026

Mengapa Pikiran Sering "Menyerang" Saat Salat dan Bagaimana Cara Mengatasinya?





kompassantri, Pernahkah Anda merasa ketika sedang salat, pikiran mendadak sangat aktif? Berbagai rencana, pekerjaan yang tertunda, hingga urusan dunia seolah berlomba-lomba menyerang kesadaran kita. Anehnya, saat kita sibuk bekerja atau beraktivitas duniawi, gangguan semacam itu justru jarang muncul.
Apakah ini wajar? Jawabannya: secara mekanismenya wajar, tapi secara hakikat itu adalah masalah yang perlu diperbaiki. Mari kita bedah alasannya melalui lapisan kesadaran manusia.
Memahami Tiga Lapisan Kesadaran Manusia
Manusia diciptakan dengan dimensi kesadaran yang berlapis-lapis:
 * Jasad (Tubuh): Pusat kecerdasannya adalah otak.
 * Nafs (Jiwa): Pusat kecerdasannya adalah hati.
 * Ruh: Pusat kecerdasannya adalah Tuhan itu sendiri.
Aktivitas duniawi seperti bekerja dan bersosial biasanya hanya melibatkan jasad. Otak berpikir, lalu memberi instruksi kepada tubuh untuk bergerak.
Sebaliknya, salat bukanlah sekadar aktivitas jasad, melainkan aktivitas ruh yang terhubung dengan Sang Pencipta, menggunakan hati dan jiwa sebagai perantara. Jasad dan tubuh kita hanya sekadar ikut bergerak mengikuti gerakan salat.
Akar Masalah: Mengapa Pikiran Menolak Salat?
Permasalahan utamanya terletak pada dua hal berikut:
 * Ketidaktahuan Hati: Hati kita tidak pernah benar-benar dilatih untuk mengenal siapa yang sedang dihubungkan saat salat.
 * Keterbiasaan Otak/Pikiran: Tubuh dan pikiran kita sudah terlampau terbiasa hidup di dunia yang penuh distraksi dan terikat pada rencana-rencana masa depan.
Ketika kita berdiri untuk salat, kita menghentikan aktivitas dan mengganggu rencana yang telah disusun oleh pikiran. Otak menganggap proses ini sebagai sebuah "sabotase" atau ancaman terhadap agenda duniawinya. Akibatnya, pikiran memberontak dan membanjiri kesadaran kita dengan berbagai urusan dunia di tengah-tengah ibadah.
Solusi Tunggal: Kenali "Dia" yang Dihubungi
Bagaimana cara memperbaiki kekusutan ini? Caranya hanya satu: Mulai mengenal siapa yang kita hubungi dalam salat.
Selama ini, Dzat yang kita hubungi di dalam salat sebenarnya selalu menghubungi kita di luar salat, namun kita tidak pernah peka untuk mendengarkan panggilannya.
> “Cara terbaik untuk mengenal-Nya adalah dengan mengenali tanda-tanda-Nya dalam setiap gerak kehidupan kita.”
> 
1. Jadikan Hati sebagai Kunci
Hati adalah jembatan utama penghubung antar dimensi kesadaran. Gunakan hati untuk memaknai setiap pesan yang hadir dalam keseharian kita.
2. Kelola Emosi dengan Wajar
 * Jangan terlalu reaktif dalam menilai setiap peristiwa, baik itu peristiwa membahagiakan maupun menyedihkan.
 * Hindari kebahagiaan, kekecewaan, atau kesedihan yang berlebihan.
 * Cukup sadari bahwa emosi adalah bagian dari dinamika manusia, lalu gunakan hati untuk melihat makna yang lebih dalam di balik peristiwa tersebut.
Kesimpulan: Salat yang Holistik
Ketika hati kita sudah mulai terlatih dan mengenal siapa yang berbisik di dalamnya, perlahan-lahan pikiran pun akan ikut tunduk.
Seluruh dimensi kesadaran—dari jasad, jiwa, hingga ruh—akan bekerja secara holistik. Inilah titik balik di mana salat tidak lagi sekadar ritual fisik di atas sejadah, melainkan sebuah kesadaran utuh yang terus hidup bahkan di luar sejadah.
Bagaimana pengalaman Anda sendiri saat mencoba menghadirkan ketenangan (khusyuk) di tengah kesibukan aktivitas harian?

Selasa, 22 September 2026

Teknik Jahit Dasar

Menembus Ilusi Dunia: Memahami Hakikat Shalat Sebagai Kesadaran Hidup

Pernahkah kita merenungkan, apa sebenarnya hakikat di balik ibadah salat? Mengapa kewajiban ini begitu ditekankan hingga menjadi amalan pertama yang akan dihisab setelah hari kiamat? Di tengah kesibukan rutinitas harian, di manakah posisi kesadaran salat kita saat ini?
Untuk memahami salat secara mendalam, kita perlu menarik pemahaman ini ke titik awal penciptaan. Allah SWT tidak pernah sedikit pun membutuhkan ibadah manusia, melainkan manusialah yang mutlak membutuhkan keterhubungan dengan Sang Pencipta.
Siapa Kita Sebenarnya? Terjebak dalam "Avatar" Dunia
Pertanyaan mendasarnya adalah: Siapa sebenarnya diri kita?
Faktanya, kita bukanlah wujud fisik manusia seutuhnya. Tubuh ini hanyalah sebuah casing atau "avatar" dalam sebuah permainan besar yang dinamakan dunia. Allah Maha Mengetahui bahwa manusia akan mudah terjebak dan terbuai di dalam avatar ini. Itulah sebabnya Al-Qur'an melalui Surah Ali Imran ayat 14 diturunkan—untuk menjelaskan bagaimana cara kerja dunia serta alasan mengapa kita sering kali lupa pada asal-usul sejati kita.
Kata kunci dari jebakan ini adalah ilusi. Ketika seseorang terperangkap sepenuhnya dalam identitas avatarnya, biasanya ia akan mengalami tiga bentuk jebakan psikologis dan spiritual:
 * Terjebak pada Identitas Fisik (Peran): Mengira bahwa dirinya adalah peran, bukan kesadaran. Seseorang mendefinisikan dirinya berdasarkan jabatan, pekerjaan, status sosial, hingga pencapaian material ("Aku adalah pekerjaanku, aku adalah statusku").
 * Menggantungkan Rasa Aman pada Hal Fana: Menjadikan uang, materi, pasangan, dan rencana hidup sebagai sumber ketenangan serta penopang jiwa utama, alih-alih Sang Pemberi Rezeki.
 * Terjebak pada Ilusi Kontrol: Merasa bahwa dirinya harus dan mampu mengontrol segalanya. Tahap yang paling berbahaya adalah ketika seseorang tidak hanya ingin mengontrol hidupnya sendiri, tetapi juga mencoba memegang kendali atas hidup orang lain, pasangan, hingga anak-anaknya.
Salat: Momen Melepaskan Diri dari Ilusi
Di sinilah salat hadir mengambil peran krusialnya. Salat bukan sekadar ritual sesembahan yang kaku, melainkan sebuah momentum sakral untuk melepaskan diri sejenak dari belenggu avatar duniawi, menyambungkan kembali jiwa dengan sang sumber, serta mengingat siapa diri kita yang sebenarnya.
Ingatkah kita pada perjanjian awal di alam roh? Saat itu Allah bertanya:
> "Alastu bi rabbikum?" — Bukankah Aku ini Rabb-mu?
> 
Kata Rabb di sini memiliki makna yang sangat luas: Ia bukan sekadar Tuhan yang disembah, melainkan sumber yang merawat, menumbuhkan, mencukupkan, menyembuhkan, dan mengarahkan. Hubungan kita dengan Tuhan sejak awal bukanlah sekadar relasi transaksional antara hamba dan sesembahan, melainkan hubungan erat antara ciptaan dan Sang Pencipta. Setiap kali kita menegakkan salat, kita sedang memperbarui dan mengingat kembali perjanjian awal tersebut.
5 Tingkatan Kesadaran dalam Salat
Perjalanan spiritual dalam salat memiliki esensi yang bertingkat-tingkat. Setidaknya terdapat lima tangga kesadaran dalam beribadah:
 * Kesadaran Jasad: Pada tahap ini, salat masih sebatas menjalankan gerakan fisik semata. Tubuh hadir di atas sajadah, bacaan terlafal dengan baik, dan rukun-rukunnya terpenuhi.
 * Kesadaran Akal: Salat mulai berfungsi sebagai orientasi kesadaran. Akal berperan aktif mengarahkan fokus pikiran dari hingar-bingar dunia kembali kepada Sang Rabb.
 * Kesadaran Hati: Inilah titik di mana kekhusyukan mulai bersemi. Salat tidak lagi dirasakan sebagai beban kewajiban, melainkan sebagai bentuk kehadiran hati yang nyata dalam ruang pertemuan dengan Allah.
 * Kesadaran Roh: Puncak spiritualitas di mana salat tidak sekadar "dilakukan", tetapi "terjadi". Yang menghadap kepada Rabb bukan lagi sekadar tubuh dan pikiran yang lelah, melainkan roh murni yang rindu pulang.
 * Kesadaran Hidup (Puncak Akhir): Ketika titik ini tercapai, salat bertransformasi menjadi kesadaran hidup yang utuh. Ia tidak berhenti begitu saja di atas sajadah, melainkan berjalan membersamai keseharian, membimbing langkah, serta menuntun setiap keputusan hidup.
Titik puncak inilah wujud nyata dari komitmen kita dalam menjaga perjanjian awal dengan Allah—sebuah esensi yang kelak akan dipertanggungjawabkan setelah fase kehidupan dunia ini berakhir.
Simak video selengkapnya dan renungkan kembali esensi salat Anda di Apakah sholat benar-benar wajib?.


Solok Dilanda Banjir Bandang, Puan Dorong Antisipasi dan Mitigasi yang Lebih Efektif

Kompassantri, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir bandang yang menerjang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ia pun menekankan pentingnya antisipasi dan mitigasi bencana yang lebih efektif.

“Terkait dengan bencana yang terjadi banjir besar yang terjadi di Solok, kami meminta kepada semua stakeholder untuk bisa betul-betul mengantisipasi dan memitigasi semua hal yang ada di seluruh Indonesia, bukan hanya di Solok saja,” kata Puan.

Hal tersebut disampaikan Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Seperti diketahui, banjir bandang dan longsor melanda Solok pada Senin (21/9) malam akibat curah hujan yang tinggi. Banjir menyebabkan 4 orang terluka dan diduga terdapat sejumlah orang tertimbun material longsor.

Saat ini petugas gabungan masih melakukan evakuasi pencarian korban yang tertimbun material maupun terseret arus banjir. Bencana ini juga menyebabkan akses jalan dari Padang menuju Solok terputus, dan sejumlah kantor di kompleks Pemda Solok rusak.

Puan berharap, proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar.

“Saat ini kan masih dalam proses pencarian atau evakuasi, kami berharap semoga tidak ada korban. Amin. Ke depannya harus lebih mengantisipasi dari mitigasi yang lebih efektif,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan lantas menyoroti kondisi cuaca di sejumlah daerah yang sudah mulai memasuki musim hujan. Ia meminta seluruh stakeholder untuk siaga bencana.

“Ini sudah beberapa kali bahkan sering dibicarakan oleh DPR kepada BNPB, bahkan tim dari kami, tim bencana juga sudah menyampaikan hal ini untuk melakukan mitigasi-mitigasi,” ungkap Puan.

“Sekarang ini curah hujan cukup keras ataupun sangat tinggi juga efektivitas dari semua bendungan yang ada di Indonesia dan hal-hal lain,” sambung mantan Menko PMK tersebut.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antar instansi dalam menghadapi potensi bencana.

“Dan memang koordinasinya harus lebih diperkuat dan antisipasinya juga harus diperkuat dengan gotong royong yang lebih strategis,” tegas Puan.

Puan pun menyampaikan keprihatinan dan empati mendalam atas bencana di Solok.

“Tentunya kita semua berduka dan merasa prihati atas bencana ini. Pemerintah, terutama petugas di lapangan harus bekerja cepat memberi pertolongan kepada warga terdampak,” ujarnya.

Puan mengatakan, warga yang kehilangan tempat tinggal, mengalami kerusakan harta benda, atau terganggu aktivitas sehari-harinya membutuhkan perhatian dan dukungan nyata.

“Dalam keadaan darurat, kebutuhan utama masyarakat mencakup tempat tinggal sementara, makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta dukungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” papar Puan.

Puan juga meminta Pemerintah memastikan pendataan korban dan kerusakan dilakukan secara cepat serta akurat mengingat hingga Selasa siang Pemerintah belum dapat memastikan jumlah korban jiwa maupun kerugian material karena proses pendataan secara riil di lapangan masih berlangsung.

“Data tersebut penting agar bantuan tidak tumpang tindih dan dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Puan mendorong Pemerintah menyampaikan perkembangan penanganan, termasuk jumlah warga terdampak yang telah menerima bantuan, kebutuhan yang belum terpenuhi, serta kendala distribusi di lapangan.

“Pastikan setiap kebutuhan korban atau warga terdampak dapat terpenuhi. Baik mereka yang mengungsi di tempat-tempat yang telah disiapkan Pemerintah, maupun yang melakukan pengungsian mandiri,” tutup Puan.

Puan Ungkap PDIP Sudah Diajak Bicara Soal Wacana Ambang Batas Parlemen 5% dan Capres Didukung Minimal 2 Fraksi

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan partainya sudah diajak bicara mengenai wacana angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 5%. Termasuk mengenai isu calon presiden (Capres) minimal didukung dua fraksi di DPR.

“Terkait dengan ambang batas 5% yang sudah dibicarakan, kami juga sebenarnya sudah diajak berbicara namun tidak dalam forum tersebut,” kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Seperti diketahui, wacana soal ambang batas parlemen muncul setelah adanya pertemuan sejumlah ketua umum (ketum) partai politik koalisi pemerintah. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas revisi UU Pemilu yang turut mengatur ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

Pertemuan para ketum parpol koalisi pemerintah dikonfirmasi langsung oleh Sekjen Partai Gerindra Sugiono yang mengatakan ada kesepakatan perihal ambang batas parlemen. Sugiono menuturkan partainya yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto sepakat dengan ambang batas parlemen 5%.

Terkait hal ini, Puan mengatakan PDIP juga sudah diajak berbicara secara informal.

“Jadi, pembicaraan informal selalu akan dibicarakan bersama partai-partai politik, dan PDI tentu saja siap untuk selalu ikut bicara,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Selain tentang ambang batas parlemen, belakangan juga mencuat isu tentang pasangan calon presiden minimal didukung oleh dua fraksi di DPR.

“Juga terkait dengan apakah Pilpres hanya dua partai, kami pun sudah diajak bicara namun tidak dalam forum tersebut. Jadi, memang pembicaraan itu, pembicaraan informal yang dibicarakan oleh partai-partai,” ungkap Puan.

Meski tidak tergabung dalam partai koalisi, Puan menyatakan PDIP kerap bertemu dengan partai-partai lain.

“Selalu kumpul. Apakah itu terinfo ke media atau tidak, kita kumpul,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Di sisi lain, Puan menegaskan ambang batas 5% sejauh ini masih sebatas wacana antar partai politik.

“Pembicaraan bahwa ambang batas PT 5% itu kan masih dalam tahap pembicaraan di antara partai politik, belum secara resmi juga,” sebut Puan.

“Bahwa nantinya pilpres itu akan diusung oleh dua partai politik itu juga masih dalam proses wacana informal, jadi belum resmi karena nanti pembahasan resminya itu akan dibahas di DPR,” lanjutnya.

Pada akhirnya, Puan mengatakan keputusan mengenai ambang batas parlemen dan model pencalonan capres-cawapres akan diputuskan melalui pembicaraan di DPR.

“Yang penting adalah nanti pileg dan pilpresnya itu akan bisa efektif, kemudian efisien, bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara. Dan kan pemilunya masih 2029,” tutup Puan.

Ini bedanya Negara Maju VS Negara Kismin?!👇

.  
Infografik tersebut merupakan konten perbandingan sosial-ekonomi yang ramai beredar dan viral di media sosial (seperti Instagram, TikTok, dan X/Twitter) pada pertengahan tahun 2026 (serta sempat menjadi diskursus hangat sejak akhir 2025).
Meskipun angka-angka yang dicantumkan dalam infografik tersebut disederhanakan untuk keperluan perbandingan cepat, dasar dari setiap poin data tersebut merujuk pada laporan atau fakta di media massa otomotif dan ekonomi:
 * Pajak Mobil (Perbandingan Toyota Avanza 1.500 cc):
   * Poin mengenai pajak mobil di Indonesia sekitar Rp 4 juta vs Malaysia sekitar Rp 400.000 bersumber dari perbandingan terbuka yang sering diangkat oleh media otomotif (seperti Detik Oto, Oto.com, dan Carvaganza) serta asosiasi industri (seperti data perbandingan road tax Gaikindo) yang diterbitkan dan ramai diberitakan pada periode 2025–2026.
   * Di Malaysia, pajak tahunan untuk mobil 1.500 cc di wilayah Semenanjung memang dipatok tetap sebesar RM 90 (sekitar Rp 350.000–Rp 400.000) karena dihitung murni dari kapasitas mesin (cc), bukan dari progresivitas harga jual kendaraan seperti di Indonesia.
 * Harga BBM (RON 95 vs RON 92):
   * Data mengenai harga bensin bersubsidi RON 95 di Malaysia (sekitar Rp 8.500 / 2,05 Ringgit) dan perbandingannya dengan bahan bakar nonsubsidi di Indonesia merujuk pada laporan media ekonomi mengenai kebijakan subsidi energi tetap (subsidized fuel policy) yang diterapkan oleh Pemerintah Malaysia untuk warganya.
 * Rata-Rata Gaji:
   * Angka rata-rata gaji tersebut merupakan estimasi kasar dari perbandingan upah minimum regional (UMR) di Indonesia dengan standar pendapatan minimum serta rata-rata pekerja sektor formal di Malaysia yang kerap diulas dalam analisis perbandingan biaya hidup (cost of living) antar-negara di Asia Tenggara.

infografik ringkasan viral di media sosial yang merangkum data pemberitaan media massa dan portal otomotif tahun 2025–2026.

Senin, 21 September 2026

Cara menghukum kucing menggunakan bahasa kucing

Anara Airport Hotel Raih Penghargaan “Hotel Penyedia Layanan untuk Manasik yang Terintegrasi” dalam Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026

Kompassantri, TANGERANG, 5 September 2026* — Anara Airport Hotel berhasil meraih penghargaan dalam *Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026* pada kategori “ *Hotel Penyedia Layanan untuk Manasik yang Terintegrasi* ”. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Anara dalam menghadirkan layanan dan fasilitas yang mendukung kebutuhan perjalanan ibadah masyarakat Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang *Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026* yang turut melibatkan *tvOne* sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai pihak yang berkontribusi dalam mendukung perkembangan industri perjalanan suci di Indonesia.

Berada di *Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta*, Anara Airport Hotel memiliki posisi strategis dalam mendukung kebutuhan jamaah sebelum melakukan perjalanan ibadah. Tidak hanya menghadirkan akomodasi, Anara juga menyediakan fasilitas yang dapat menunjang berbagai kebutuhan kelompok, termasuk kegiatan manasik dan persiapan keberangkatan.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam memberikan kemudahan bagi jamaah umrah, Anara Airport Hotel juga menyediakan layanan *_Free Shuttle_* menuju Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta tanpa biaya tambahan*. Fasilitas ini ditujukan untuk *mendukung jamaah yang memiliki jadwal keberangkatan melalui Terminal 2, sehingga proses perpindahan terminal dapat berlangsung dengan lebih mudah, nyaman, dan terkoordinasi.*

Penghargaan ini menjadi *sebuah apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah*. Kami percaya bahwa mendukung perjalanan ibadah bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi juga menghadirkan kenyamanan, kemudahan, dan perhatian di setiap proses perjalanan,” ujar *Epril Purwandi, General Manager Anara Airport Hotel.*

Pencapaian ini semakin memperkuat komitmen Anara Airport Hotel dalam menghadirkan pengalaman hospitality yang relevan dengan kebutuhan perjalanan ibadah. Melalui semangat *“Melayani Sepenuh Hati”*, Anara terus berupaya memberikan pelayanan yang mengutamakan kepedulian dan kenyamanan bagi setiap tamu.

Ketika Pemimpin Tolak Masukan Pakar: Pelajaran dari Runtuhnya Ekonomi Sejumlah Negara


Kompassantri, Sejarah dunia mencatat bahwa kebijakan ekonomi dan sosial yang diambil tanpa mendengarkan masukan dari para pakar atau ilmuwan sering kali berujung pada bencana besar. Mengabaikan naskah ilmiah, riset, dan analisis profesional demi ego atau keyakinan politik pemimpin kerap membawa penderitaan bagi rakyatnya sendiri. Berikut adalah rangkuman kisah dari berbagai negara yang ekonominya hancur akibat pemimpinnya menolak masukan pakar:

1. Turki (2021) - Recep Tayyip ErdoÄŸan
 * Kebijakan Kontroversial: Dalam teori ekonomi, suku bunga lazimnya dinaikkan guna meredam inflasi. Namun, Presiden Recep Tayyip ErdoÄŸan meyakini sebaliknya dan menolak usulan pakar untuk menaikkan suku bunga karena menganggap bunga adalah riba. Ia berulang kali memecat menteri keuangan dan gubernur bank sentral yang tidak sejalan dengannya, termasuk Naci AÄŸbal pada Maret 2021.
 * Dampak Kehancuran: Akibat pemangkasan suku bunga sebanyak 9 kali, inflasi Turki sempat melonjak tembus hingga 1.662% (naik 17 kali lipat). Mata uang lira melemah hingga 22 kali lipat terhadap dolar AS, membuat biaya hidup melonjak drastis dan upah minimum pekerja kesulitan mencukupi kebutuhan dasar.

2. China (1958) - Mao Zedong
 * Kampanye Empat Hama: Mao Zedong meluncurkan kampanye untuk membasmi burung pipit karena dianggap mencuri gabah petani. Peringatan para ilmuwan bahwa burung pipit juga memakan serangga hama (seperti belalang) diabaikan, bahkan warga diminta membuat keributan agar burung pipit mati kelelahan.
 * Dampak Kehancuran: Tanpa predator alami, populasi belalang meledak dan menyerbu lahan pertanian, menurunkan produksi hingga seperlimanya. Hal ini memicu bencana kelaparan terbesar dalam sejarah dunia (Great Chinese Famine 1959-1961) yang menewaskan sekitar 30–40 juta jiwa.

3. Kamboja (1975) - Pol Pot
 * Pemberantasan Kaum Terdidik: Rezim Khmer Rouge pimpinan Pol Pot berambisi membangun masyarakat petani tanpa kelas sosial. Warga kota, kaum terdidik, hingga dokter, guru, dan pengacara dibunuh karena dianggap tercemar pengaruh asing. Pendiri kelompok yang juga doktor ekonomi, Hou Yuon, hilang dan diduga dibunuh karena menentang kebijakan ini.
 * Dampak Kehancuran: Ketika rezim tumbang pada Januari 1979, sekitar 2 juta orang (seperesempat penduduk Kamboja) tewas akibat kerja paksa dan kelaparan. Jumlah kaum terdidik menyusut drastis, menyisakan segelintir profesional saja yang melumpuhkan total sistem kesehatan dan ekonomi negara.

4. Sri Lanka (2021) - Gotabaya Rajapaksa
 * Larangan Pupuk Kimia: Presiden Gotabaya Rajapaksa secara mendadak melarang impor pupuk dan pestisida kimia pada April 2021 demi menghemat devisa dan alasan kesehatan. Sebanyak 30 ilmuwan pertanian, termasuk penasihat utama Profesor Buddha Marambe, dicopot dari jabatannya setelah memperingatkan potensi gagal panen.
 * Dampak Kehancuran: Produksi beras anjlok 20% dalam 6 bulan pertama, memaksa negara yang tadinya swasembada ini mengimpor beras dan mengalami kerugian devisa besar dari ekspor teh. Puncaknya pada April 2022, Sri Lanka gagal bayar utang luar negeri, memicu krisis ekonomi akut yang berujung pada pembubaran pemerintahan.

Kasus Serupa di Negara Lain
 * Afrika Selatan (Thabo Mbeki): Menolak konsensus ilmiah bahwa AIDS disebabkan oleh virus HIV serta menolak tawaran obat gratis, yang berujung pada kematian sekitar 330.000 orang akibat kebijakan tersebut.
 * Zimbabwe (Robert Mugabe): Menyita lahan pertanian warga kulit putih tanpa mendengarkan saran UNDP untuk memberikan pelatihan serta dana bantuan kepada warga penerima, yang berujung pada gagal panen massal dan krisis ekonomi parah.
Dari berbagai catatan sejarah di atas, terlihat jelas bahwa mengabaikan sains, data empiris, serta keahlian para pakar demi ambisi politik semata selalu membawa malapetaka bagi kesejahteraan sebuah bangsa.
Menurut Anda, dari sekian banyak kisah kepemimpinan di atas, kasus mana yang dampaknya paling mengerikan bagi rakyatnya? 

Kurator: Awikid

Jumat, 18 September 2026

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, Rais JATMA Aswaja Kota Bogor KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan Tutup Usia

Kompassantri, KOTA BOGOR – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Bogor. Ulama kharismatik sekaligus Rais Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah (JATMA Aswaja) Kota Bogor, KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan, wafat pada Sabtu dini hari, 19 September 2026, pukul 01.20 WIB, dalam usia 58 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit PMI Kota Bogor.

Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, jamaah, Muhibbin, serta warga Nahdliyin Kota Bogor. Sosoknya dikenal sebagai ulama yang istiqamah dalam berdakwah, membina umat, dan mengembangkan pendidikan pesantren.

Ketua JATMA Aswaja Kota Bogor, KH. Ahmad Abdul Wafa Dipamenggala, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan. Menurutnya, almarhum merupakan ulama yang memiliki dedikasi tinggi dalam membimbing umat dan menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Beliau adalah sosok guru, pembimbing, sekaligus teladan bagi kami semua. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.

KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan merupakan salah satu tokoh ulama yang memiliki kedudukan penting di tengah masyarakat Kota Bogor. Beliau adalah cicit ulama besar Bogor yang sangat masyhur, KH. Tubagus Muhammad Falak atau yang dikenal dengan Mama Falak Pagentongan, melalui garis keturunan KH. Tubagus Zaini Dahlan Thahir Falak. Silsilah keluarganya juga memiliki keterhubungan dengan Kesultanan Banten.

Selain mengasuh dan membina kegiatan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Falak Pagentongan, beliau juga memimpin yayasan yang menaungi berbagai aktivitas pendidikan dan dakwah pesantren tersebut.

Dalam bidang tasawuf dan tarekat, almarhum dikenal sebagai Wakil Syeikh Fadhil Al-Jailani serta pimpinan Markaz Al-Jailani Jawa Barat. Beliau juga merupakan seorang mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) yang membimbing banyak jamaah dalam memperkuat spiritualitas dan akhlak.

Almarhum juga sebagai Mustasyar PCNU Kota Bogor, almarhum aktif memberikan nasihat, arahan, serta dukungan terhadap berbagai program keumatan yang dijalankan Nahdlatul Ulama di Kota Bogor.

Sekretaris JATMA Aswaja Kota Bogor, H. Dudi Hermawan, ST, turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami mewakili jajaran Pengurus JATMA Aswaja Kota Bogor menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan. Kami juga telah mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, maghfirah, dan rida-Nya kepada beliau. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” pungkasnya.

Wafatnya KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan menjadi kehilangan besar bagi dunia pesantren, tarekat, dan masyarakat Kota Bogor. Jejak perjuangan, dakwah, serta keteladanan beliau akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Pewarta: Aba Alwadhiyah

Emma Character Prompt text to image


Cute anime illustration, a beautiful young woman with brown messy bun hair wearing teal headphones, white t-shirt with red text "EMMA", denim short pants, lying relaxed on a teal surfboard with arms behind head, eyes closed smiling, next to her a cute fluffy white cat wearing teal headphones and white t-shirt with red text "MILO" lying in same pose on a smaller surfboard, both floating on crystal clear turquoise pool water with sunlight ripples and sparkles, summer vibes, cozy and peaceful, soft pastel colors, kawaii style, highly detailed anime art, 8k --ar 16:9

KENAPA HILANG NIKMAT IBADAH


(1). Dzun Nun رحمه الله telah berkata :

"Jasad sakit karena penyakit, dan hati sakit dikarenakan dosa. Maka sebagaimana jasad itu tidak akan dapat utk merasakan lezatnya makan ketika sakit, begitu pula dengan hati, dia tidak akan mampu mengecap nikmatnya ibadah karena berbagai dosa".
(lihat Shifatus Shafwah IV/316) 

https://t.me/belajarsunnahs
https://t.me/komunitassunnah

(2). Wuhaib bin al-Warad رحمه الله ditanya : 

"Apakah orang yang melakukan maksiat itu bisa merasakan nikmatnya beribadah ?" Dia menjawab : "Tidak", begitu pula bagi orang yang di dalam hatinya "TERBESIT" keinginan untuk melakukan maksiat". (Dzammul Hawaa hal 196 oleh Imam Ibnul Jauzi).

(3). Imam Ibnu Taimiyah رحمه الله berkata :

"Kedudukan dzikir bagi hati seperti makanan bagi jasad. Maka sebagaimana jasad tidak dapat merasakan lezatnya makanan tatkala sedang sakit, demikian pula hati tidak akan dapat untuk merasakan nikmatnya berdzikir bersamaan dengan cinta dunia". (Al-Majmu' al-Fataawa IX/312)

(4). Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :

"Tidaklah seorang hamba yang melakukan sebuah dosa, melainkan akn lenyap darinya sebuah kenikmatan dari Allah Ta'ala sesuai dengan besarnya dosa tersebut. Maka jika dia bertaubat serta kembali kepada Allah, niscaya nikmat tersebut atau yang semisal dengannya akan kembali kepadanya.

Namun apabila dia terus menerus melakukan dosa, niscaya nikmat tersebut tidak akan kembali kepadanya serta dosa-dosa itu akan terus nanti melenyapkan sebuah kenikmatan dari seorang hamba hingga mencabut semua kenikmatan" (Thariiqul Hijratain hal 271)

(5). Imam Abdul Aziz bin Baaz رحمه الله telah ditanya, bagaimana aku bisa mendapatkan manisnya iman ? Maka beliau menjawab :

"Dengan (berusaha) fokus dalam beribadah kepada-Nya, memberikan perhatian terhadap ibadah, menghadirkan hati dalam beribadah, mengingat kebesaran Allah & kebaikan-Nya, mengingat Surga, Neraka dan juga kematian.

Semua ini merupakan sebab-sebab yang bisa mendatangkan manisnya keimanan, mendatangkan kelezatan dalam bermunajat kepada Allah, merasa nikmat saat membaca al-Quran serta berdoa ketika menghadirkan kebesaran Allah. 

Selalu mengingat bahwa dunia ini akan sirna dan sungguh seorang hamba akan mendapatkan sesuai dengan kebaikan ataupun kejelekan yang telah dia lakukan".

✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar


🔸 Silahkan gabung di group WhatsApp MENGAJI MUSLIMAH8 
https://chat.whatsapp.com/Ktxc6kZTWNTJccSMRjQBo8

Kamis, 17 September 2026

Ketua Jatma Kota Bogor Ajak Muhibbin Doakan Kesembuhan Rais Jatma KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan



Kompassantri,KOTA BOGOR – Ketua Jatma Kota Bogor KH. Ahmad Abdul Wafa Dipamenggala, mengajak seluruh warga khususnya Muhibbin Kota Bogor untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi kesembuhan KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan, Rais Jatma Kota Bogor, yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit PMI Kota Bogor , Kamis malam (17/9/2026). 
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada salah satu ulama kharismatik Kota Bogor yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam dakwah, pendidikan, serta pembinaan umat.
“Kami mengajak seluruh Nahdliyin dan masyarakat Kota Bogor untuk mendoakan kesembuhan KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan. Semoga Allah SWT mengangkat penyakit beliau, memberikan kesehatan, kekuatan, dan segera dipulihkan untuk kembali membimbing umat,” ujarnya. 
KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan merupakan salah satu tokoh ulama yang memiliki kedudukan penting di tengah masyarakat Kota Bogor. Beliau adalah cicit dari ulama besar Bogor yang sangat masyhur, KH. Tubagus Muhammad Falak atau yang lebih dikenal dengan Mama Falak Pagentongan, melalui garis keturunan KH. Tubagus Zaini Dahlan Thahir Falak. Silsilah keluarganya juga memiliki keterhubungan dengan Kesultanan Banten.
Selain mengasuh dan membina kegiatan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Falak Pagentongan, beliau juga memimpin yayasan yang menaungi berbagai aktivitas pendidikan dan dakwah pesantren tersebut.
Dalam bidang tasawuf dan tarekat, KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan dikenal sebagai Wakil Syeikh Fadhil al-Jailani serta pimpinan Markaz Al-Jailani Jawa Barat. Beliau juga merupakan seorang mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) yang membimbing banyak jamaah dalam penguatan spiritual dan akhlak.
Sebagai Mustasyar PCNU Kota Bogor, beliau selama ini aktif memberikan nasihat, arahan, dan dukungan terhadap berbagai program keumatan yang dijalankan Nahdlatul Ulama di Kota Bogor.
Hal yang sama juga diungkapkan Sekjen Jatma Kota Bogor H. Dudi Hermawan, ST. berharap doa dari seluruh masyarakat dapat menjadi wasilah kesembuhan bagi KH. TB. Syeik Hakim Agus Fauzan. Malam Jumat yang penuh keberkahan ini menjadi momentum bagi warga dan Muhibbin untuk bermunajat bersama memohon kesehatan dan perlindungan Allah SWT bagi beliau.
“Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan yang sempurna, kesehatan yang berkelanjutan, dan keberkahan umur kepada beliau. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tutupnya. 

Pewarta: Aba Alwadhiyah

Minggu, 13 September 2026

Tak Perlu AC, Begini Cara Bikin Kamar Dingin Semalaman: Panduan Praktis & Tips Jitu

Kompassantri, Pernahkah Anda bangun di tengah malam karena gerah, meski jendela sudah dibuka lebar? Di iklim tropis, kamar tidur sering kali berubah menjadi "oven" yang menahan panas sepanjang sore, membuat tidur tidak nyenyak dan berdampak buruk pada kualitas istirahat kita.

Langkah pertama yang paling umum diambil adalah menyalakan Air Conditioner (AC). Namun, penggunaan AC terus-menerus berdampak pada tagihan listrik yang membengkak dan emisi karbon yang lebih tinggi. Kabar baiknya, Anda bisa mendapatkan kamar sejuk dan nyaman semalaman dengan metode alami dan penggunaan perangkat sederhana. Berikut adalah panduan praktis berdasarkan prinsip fisika sederhana untuk mendinginkan kamar tidur Anda tanpa bergantung pada AC.

1. Strategi Siang Hari: Pertahanan di Jendela

Langkah paling efektif untuk mendinginkan kamar di malam hari justru harus dimulai sejak matahari masih bersinar. Panas yang masuk dan "terjebak" di dalam kamar saat siang akan sulit dibuang saat malam tiba.

Tutup Gorden dan Jendela saat Siang Hari

Saat matahari terik (sekitar pukul 10 pagi hingga 4 sore), tutuplah gorden dan jendela kamar Anda. Mengapa? Jendela kaca bertindak seperti perangkap panas; sinar matahari masuk, memanaskan udara dan benda-benda di dalam kamar, dan panas tersebut tidak bisa keluar lagi (efek rumah kaca). Dengan menutup gorden, Anda memblokir sumber panas utama ini.

Gunakan Tirai Blackout

Jika memungkinkan, gunakan tirai berjenis blackout. Tirai ini memiliki lapisan termal khusus yang tidak hanya memblokir 100% cahaya, tetapi juga efektif menahan radiasi panas dari luar agar tidak masuk ke dalam kamar. Kombinasi jendela tertutup dan tirai blackout dapat menurunkan suhu kamar secara signifikan dibandingkan dengan jendela yang dibiarkan terbuka.

2. Modifikasi Kaca: Tolak Panas Sebelum Masuk

Jika Anda menginginkan solusi yang lebih permanen tanpa harus terus-menerus menutup gorden, pertimbangkan untuk memodifikasi kaca jendela Anda.

Pasang Kaca Film atau Stiker Penolak Panas (Solar Window Film)

Kaca film khusus penolak panas adalah solusi canggih yang sangat efektif. Film ini dirancang untuk memantulkan kembali energi panas inframerah dari matahari, yang merupakan komponen utama penyebab panas, sambil tetap membiarkan cahaya tampak masuk. Ini berarti Anda masih bisa menikmati cahaya alami di siang hari tanpa merasa kamar Anda menjadi panas.

3. Ganti Material Tempat Tidur Anda

Tempat tidur adalah tempat panas tubuh Anda menumpuk saat Anda tidur. Material yang salah dapat menjebak panas ini dan membuat Anda merasa lebih gerah.

Pilih Seprai dan Selimut Berbahan Alami

Ganti seprai, sarung bantal, dan selimut sintetis Anda dengan bahan-bahan alami. Kain seperti katun perkale atau linen adalah pilihan terbaik. Bahan-bahan ini memiliki serat alami yang "bernapas", yang memungkinkan sirkulasi udara lebih baik dan menyerap kelembapan (keringat) dari tubuh Anda.

Hindari Bahan Sintetis: Jauhkan seprai berbahan polyester atau microfiber. Bahan-bahan ini dirancang untuk menahan panas, yang ideal untuk musim dingin, tetapi akan membuat Anda "terpanggang" di malam musim panas.

4. Optimalkan Kipas Angin Anda: Bukan Hanya Angin, Tapi Sirkulasi

Kipas angin tidak mendinginkan udara, tetapi menciptakan efek "angin dingin" (wind chill) pada kulit Anda yang membantu menguapkan keringat lebih cepat. Namun, dengan trik tertentu, kipas angin bisa membantu menurunkan suhu ruangan.

Atur Kipas Plafon (Kipas Langit-langit)

Di musim panas, pastikan kipas plafon Anda berputar berlawanan arah jarum jam (counter-clockwise). Putaran ini akan mendorong udara langsung ke bawah, menciptakan hembusan angin yang sejuk.

Trik Kipas Jendela: Buang dan Tarik

Ini adalah trik yang sangat efektif jika udara di luar lebih sejuk daripada di dalam kamar (biasanya saat sore atau malam hari).

  • Jika Kamar Sangat Gerah: Hadapkan kipas meja atau kipas lantai ke arah luar jendela yang terbuka. Ini akan menyedot udara panas yang terjebak di dalam kamar dan membuangnya ke luar.
  • Saat Malam Mulai Sejuk: Putar arah kipas untuk menghadap ke dalam kamar. Ini akan menarik udara dingin dari luar masuk ke dalam kamar Anda.

5. Atasi Kelembapan: Kunci Kenyamanan di Tropis

Di daerah tropis seperti Indonesia, sering kali bukan suhunya yang membuat kita merasa sangat tidak nyaman, melainkan kelembapannya yang tinggi. Udara yang lembap mencegah keringat kita menguap dengan cepat, yang merupakan mekanisme alami tubuh untuk mendinginkan diri.

Gunakan Dehumidifier

Perangkat dehumidifier berfungsi untuk menarik kelembapan (air) berlebih dari udara. Dengan menurunkan kadar air dalam udara, dehumidifier membuat udara terasa lebih kering dan "ringan". Meskipun suhunya mungkin tidak turun banyak, tubuh Anda akan merasa jauh lebih sejuk dan nyaman karena keringat Anda dapat menguap dengan lebih efektif.

Kesimpulan

Menciptakan kamar tidur yang sejuk tanpa AC bukanlah tentang satu langkah besar, melainkan kombinasi dari beberapa strategi praktis. Dengan menghalangi panas masuk di siang hari, memilih material seprai yang tepat, mengoptimalkan sirkulasi udara dengan kipas, dan mengontrol kelembapan, Anda dapat menikmati tidur malam yang nyenyak dan menyegarkan—sambil menghemat biaya listrik Anda. Selamat mencoba!

Sebab "Komputer Tak Laku" / Penjualan Laptop Susah di Q2 2026 menurut CNBC Indonesia + data IDC:

1. Krisis Kelangkaan Chip Memori*
Ini biang kerok utamanya. 
Pasokan chip memori makin akut karena ledakan AI global. Akibatnya komponen internal laptop/PC jadi mahal banget. Vendor terpaksa naikin harga jual.

*2. Harga Naik, Volume Turun
Ada "ketidakselarasan antara unit dan pendapatan" kata IDC. 
Artinya: barang yang dikirim makin sedikit, tapi karena harganya dinaikin duluan, pendapatan vendor malah naik. 
Buat konsumen = laptop jadi makin mahal → orang nunda beli.

*3. Siklus Peremajaan Terganggu
Karena biaya komponen mahal terus, orang jadi males ganti laptop baru. Padahal banyak yang butuh fitur "on-device AI" tapi nggak sanggup bayar.

*4. Ketidakpastian Geopolitik + Ekonomi Suram
Kondisi makro ekonomi global lagi nggak bagus. Ditambah pusaran geopolitik. Ini bikin daya beli turun dan pasar hilir melambat.

*5. Penumpukan Stok High-End
Distributor alarm karena inventaris laptop kelas atas numpuk. Orang lebih milih tahan beli atau pilih spek pas-pasan.

*6. Konsolidasi Raksasa
Cuma Apple, Dell, Lenovo yang kuat nego pasokan chip karena punya skala ekonomi + divisi server & HP. 
Hasilnya: 
- *Turun*: Lenovo, HP, Dell 
- *Naik*: Cuma Apple +10.1% YoY dan Asus +0.2% YoY

*Proyeksi IDC:* Krisis chip ini belum kelar. Baru diprediksi melandai di awal 2028.

INFOGRAFIS:
*Kesimpulan:
Bukan karena orang nggak butuh komputer. Tapi karena 1. Chip mahal → 2. Harga laptop naik → 3. Daya beli turun → 4. Penjualan anjlok 4,9% YoY jadi 68,2 juta unit.

Makanya pedagang di Mal Ambassador/ITC bilang "jualan makin susah".

Sabtu, 12 September 2026

Jelang Persija vs Persib di GBK, Polres Tangerang Kota Siagakan Pengamanan di Jalur hingga Stasiun

Kompassantri, TANGERANG — Polres Metro Tangerang Kota memperketat pengamanan di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang untuk mengantisipasi pergerakan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Pengamanan dilakukan menyusul pertandingan BRI Super League musim 2026/2027 antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama GBK, Jakarta Pusat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah terjadinya benturan antarkelompok suporter dalam perjalanan menuju maupun dari lokasi pertandingan.

Sejumlah jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota melakukan apel kesiapan, penyekatan, pemantauan serta pengamanan di sejumlah jalur yang berpotensi dilalui massa suporter.

Di wilayah Ciledug, penyekatan dilakukan di kawasan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Petugas melakukan pemantauan terhadap pergerakan suporter yang mengarah ke Jakarta serta memberikan imbauan agar seluruh rangkaian perjalanan berlangsung tertib dan aman.

Pengamanan juga dilakukan di wilayah Polsek Tangerang. Petugas melakukan penyekatan dan pemantauan di Taman Gajah, Jalan Perintis Kemerdekaan, serta kawasan Stasiun Tangerang dan Stasiun Tanah Tinggi.

Di kedua stasiun tersebut, polisi berkoordinasi dengan petugas KAI untuk mengantisipasi keberangkatan kelompok suporter Persija maupun Persib yang menggunakan transportasi kereta api menuju Jakarta.

Petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan secara humanis serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para penumpang maupun kelompok massa yang ditemukan.

Sementara itu, di wilayah Polsek Pinang, pengamanan dilakukan pada sejumlah jalur yang menjadi akses pergerakan suporter. Di antaranya kawasan Kavling DPR, Rest Area KM 13,5, Rest Area KM 14 Kunciran Jaya, Simpang Portal Gondrong, Traffic Light Green Lake, Gerbang Tol Karang Tengah, hingga Jembatan Tol Green Lake Puri Permata.

Pemantauan juga dilakukan pada sejumlah jalur yang berpotensi menjadi akses pergerakan suporter dari arah Jakarta maupun sebaliknya, termasuk kawasan U-Turn keluar tol dan sejumlah titik perbatasan.

Di wilayah Polsek Jatiuwung, polisi melakukan monitoring keberangkatan massa suporter di kawasan Perumahan Periuk Jaya. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan barang bawaan apabila ditemukan kelompok suporter yang akan menuju Jakarta.

Pengamanan juga diperkuat di wilayah Polsek Batuceper. Salah satu titik pengamanan berada di kawasan Pergudangan Niaga Terpadu, Jalan Daan Mogot Km 19,6, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper.

Selain melakukan pengamanan terhadap jalur pergerakan massa, personel BKO Korps Brimob juga disiagakan untuk mendukung pengamanan di wilayah tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar, S.H., S.I.K. mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat muncul akibat pergerakan massa suporter.

"Kami melakukan pengamanan dan penyekatan di sejumlah titik yang menjadi jalur pergerakan suporter. Tujuannya untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif," ujar Herbin.

Menurutnya, personel di lapangan diminta mengedepankan pendekatan humanis dan tindakan sesuai prosedur dalam melakukan pemeriksaan maupun menghadapi kelompok suporter.

"Kami sudah memberikan penekanan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara humanis, persuasif dan sesuai SOP. Hindari tindakan yang dapat memicu konflik, namun tetap lakukan langkah tegas sesuai aturan apabila ditemukan pelanggaran," katanya.

Herbin juga mengingatkan para suporter yang melakukan perjalanan menuju Jakarta agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama perjalanan.

"Kami mengimbau seluruh suporter untuk menjaga ketertiban, tidak membawa barang-barang terlarang dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap aman," ucapnya.

Pengamanan dilakukan melalui beberapa pola, mulai dari penyekatan di jalur arteri, pos perbatasan, hingga titik transportasi umum seperti stasiun dan terminal.

Sejumlah titik penyekatan dan pengamanan tersebut meliputi kawasan Niaga Terpadu Batuceper dan Kreo Ciledug, serta sejumlah pos perbatasan seperti Kosambi-Kamal, Benda-Tegal Alur, Palem Semi-Kelapa Dua, Oasis-Curug, Tifico-Serpong, Lembang-Pondok Kacang, Mencong-Joglo, Raden Saleh-Meruya, Benda-Rawa Lele, Batuceper-Kalideres, Cipondoh-Jalan Kresek, Cipondoh Ketapang-Semanan, Petir-Cengkareng, serta Kreo-Petukangan.

Pengamanan juga dilakukan di Stasiun Tanah Tinggi, Stasiun Tangerang, Stasiun Poris, Stasiun Batuceper, dan Terminal Poris.

Kapolres menegaskan, pengamanan tidak hanya berfokus pada kelompok suporter, tetapi juga untuk memastikan masyarakat umum tetap dapat beraktivitas dengan aman.

"Pengamanan ini merupakan bagian dari Jaga Jakarta. Kami ingin seluruh masyarakat tetap merasa aman dan nyaman, termasuk masyarakat yang tidak berkaitan dengan pertandingan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan menyesuaikan langkah pengamanan dengan perkembangan situasi di lapangan," tuturnya.

Dari hasil pemantauan di sejumlah titik yang dilaporkan, situasi wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota masih dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi tetap melakukan monitoring terhadap pergerakan massa hingga seluruh rangkaian pengamanan selesai.

Selasa, 08 September 2026

Indonesia Masuk Ring on Fire, Puan Tekankan Pentingnya Mitigasi dan Antisipasi Terpadu

Kompassantri, Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya mitigasi dan antisipasi kebencanaan secara terpadu menyusul kondisi Indonesia sebagai negara dengan banyak daerah rawan bencana. Mitigasi dan antisipasi kebencanaan harus memprioritaskan keselamatan masyarakat.

“Indonesia masuk dalam lingkaran Ring of Fire. Karenanya memang dari masa ke masa, dari tahun ke tahun, Pemerintah itu sudah melakukan mitigasi dan antisipasi untuk melakukan semua hal terkait dengan hal tersebut, antisipasinya itu secara terpadu,” kata Puan.

Hal itu disampaikan Puan usai Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

“Namun karena ini memang alam, kita tidak bisa melakukan antisipasi dan mitigasi itu di mana, kapan terjadinya, dan kapan selesainya,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Seperti diketahui, Indonesia terletak di jalur Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, yaitu kawasan tapal kuda di sekitar Samudra Pasifik dengan aktivitas gempa bumi dan gunung berapi tertinggi di dunia.

Terbaru, terjadi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda di mana erupsi yang terjadi menyebabkan sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah. Sebaran abu vulkanik GAK diketahui mencemari udara di Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, serta mengganggu jarak pandang dan penerbangan.

Tak hanya GAK, peningkatan aktivitas gunung api bahkan terjadi dalam waktu berdekatan di berbagai daerah. Dalam waktu seminggu, ada 5 gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi yakni GAK, Semeru di Jawa Timur, Illi Lewotolok Laki-laki di NTT, Gunung Ibu di Maluku, dan Sinabung di Sumatera Utara.

Untuk itu, Puan mendorong Pemerintah untuk meningkatkan mitigasi bencana. Hal ini diperlukan sebagai langkah antisipasi dan sebagai upaya untuk meminimalisir risiko korban jiwa.

“Keselamatan masyarakat, harus menjadi prioritas utama sehingga semua kebijakan dan tindakan yang diambil perlu diarahkan ke sana,” tegas Puan.

Lebih lanjut, Puan mendorong adanya satu kepemimpinan penanganan bencana yang menyatukan langkah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. 

“Ini sebagai langkah dalam membangun kesiapan nasional dalam menghadapi kebencanaan, termasuk wilayah yang membutuhkan penguatan dan langkah yang lebih antisipatif,” sebutnya.

Di sisi lain, Puan mendorong Pemerintah untuk menetapkan jaminan perlindungan yang berlaku di seluruh daerah rawan.

“Bagaimana peringatan bencana diterima tepat waktu, warga dapat segera mencapai tempat aman, kebutuhan dasar tersedia, layanan kesehatan dan pendidikan tetap berjalan, serta keluarga yang kehilangan penghasilan memperoleh penyangga kehidupan,” jelas Puan.

“Dan tentunya keterbukaan informasi serta edukasi kepada masyarakat juga harus digalakkan sekaligus sebagai langkah untuk mencegah informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan,” tutupnya.

Senin, 07 September 2026

InJourney Hospitality Dorong Transformasi Layanan melalui Penguatan Customer Experience di Seluruh Jaringan Hotel

Kompassantri, Jakarta, 4 September 2026  PT Hotel Indonesia Natour (Persero) (InJourney Hospitality), anak usaha PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, terus memperkuat transformasi hospitality yang berorientasi pada pelanggan melalui pengembangan pengalaman yang relevan dan bernilai. Dalam momentum Hari Pelanggan Nasional, InJourney Hospitality menghadirkan *Kids Eat Free Program – When Dining with Parents* di 49 hotel yang tersebar di berbagai destinasi Indonesia pada 4–11 September 2026, sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi layanan dan benefit yang memberikan nilai tambah.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari transformasi InJourney Hospitality dalam memperkuat pendekatan customer experience sebagai salah satu fondasi pengembangan bisnis dan layanan. Bagi perusahaan, Hari Pelanggan Nasional tidak semata menjadi momentum untuk memberikan apresiasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memastikan bahwa suara, kebutuhan, dan ekspektasi pelanggan diterjemahkan ke dalam pengalaman yang memberikan nilai tambah secara nyata.

Mengusung semangat *“Listen, Care, Act”* , InJourney Hospitality menerjemahkan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan ke dalam benefit yang relevan bagi keluarga. Pendekatan Listen diwujudkan melalui perhatian terhadap aspirasi dan kebutuhan pelanggan, Care melalui pemberian nilai tambah yang dapat dinikmati bersama keluarga, sementara Act diwujudkan dalam implementasi *Kids Eat Free* Program di seluruh jaringan hotel yang berpartisipasi.

*Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero) (InJourney Hospitality), Christine Hutabarat* mengatakan bahwa penguatan customer experience merupakan bagian penting dari transformasi perusahaan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

“Bagi InJourney Hospitality, pelanggan bukan hanya penerima layanan, tetapi merupakan bagian penting dalam perjalanan transformasi perusahaan. Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk memastikan bahwa setiap masukan dan kebutuhan pelanggan dapat diterjemahkan menjadi aksi yang memberikan manfaat nyata. Melalui semangat Listen, Care, Act, kami ingin menghadirkan pengalaman hospitality yang semakin relevan, personal, dan bermakna, termasuk bagi keluarga Indonesia,” ujar Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero).

Ia menambahkan, kehadiran *Kids Eat Free* Program di 49 hotel merupakan salah satu bentuk konsistensi InJourney Hospitality dalam menghadirkan standar pengalaman pelanggan yang terintegrasi di berbagai destinasi.

“Kami melihat pengalaman pelanggan sebagai bagian dari nilai yang kami ciptakan dalam setiap perjalanan. Karena itu, inisiatif seperti Kids Eat Free bukan sekadar benefit, tetapi merupakan bentuk bagaimana kami menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam pengalaman yang lebih baik. Dengan implementasi di 49 hotel, kami ingin memastikan bahwa komitmen terhadap customer experience hadir secara konsisten di seluruh jaringan InJourney Hospitality,” lanjutnya.

Melalui program tersebut, tamu yang melakukan pemesanan kamar termasuk sarapan dapat memperoleh benefit sarapan gratis bagi anak berusia maksimal 10 tahun ketika bersantap bersama orang tua. Benefit berlaku untuk maksimal dua anak per keluarga atau meja selama periode 4–11 September 2026.

Program *Kids Eat Free* merupakan benefit program dan bukan program diskon. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang melalui pengalaman yang relevan dengan kebutuhan keluarga.

Bagi industri hospitality, pengalaman pelanggan menjadi salah satu elemen penting dalam membangun loyalitas dan menciptakan nilai jangka panjang. Karena itu, penguatan customer experience menjadi bagian dari upaya InJourney Hospitality untuk tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga membangun pengalaman yang konsisten di berbagai touchpoint perjalanan pelanggan.

Dengan menghadirkan program secara serentak di 49 hotel, InJourney Hospitality juga memperkuat integrasi pengalaman pelanggan di seluruh jaringan hospitality yang dikelolanya. Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya perusahaan untuk memperkuat posisi hospitality sebagai bagian dari ekosistem pariwisata nasional yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan pengalaman perjalanan yang berkualitas.

*Ketentuan Kids Eat Free Program – When Dining with Parents*
Kids Eat Free Program – When Dining with Parents dapat dinikmati oleh tamu yang melakukan pemesanan kamar termasuk sarapan di 49 hotel InJourney Hospitality selama periode 4–11 September 2026. Melalui program ini, anak berusia maksimal 10 tahun berhak mendapatkan sarapan gratis ketika bersantap bersama orang tua, dengan benefit yang berlaku untuk maksimal dua anak per keluarga atau meja.

Program ini merupakan benefit program dan bukan program diskon, sehingga kehadirannya ditujukan sebagai bentuk nilai tambah bagi pelanggan sekaligus apresiasi dalam rangka Hari Pelanggan Nasional. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya InJourney Hospitality dalam menghadirkan pengalaman hospitality yang semakin relevan dengan kebutuhan keluarga serta membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui layanan yang konsisten dan berorientasi pada kebutuhan mereka.

Dari Denial Jadi Baper Berat, Maysha Jhuan Ceritain Semuanya di “Kamu Doang”

Kompassantri, Nama Maysha Jhuan kembali mencuri perhatian lewat single terbarunya, "Kamu Doang", sebuah lagu yang lahir dari kejujuran paling personal, momen ketika seseorang yang keras kepala dan gengsian akhirnya menyerah pada cinta yang selama ini ia sangkal. Dirilis di bawah naungan My Music Records, lagu ini menandai pencapaian penting bagi Maysha Jhuan karena untuk kali pertama, ia menulis lagunya sendiri dari nol, sesuatu yang menurutnya mengubah total caranya memandang pada sebuah karya.

Ditulis bersama Roommate Project (Raymond Aditya dan Aldi Fachrobby), "Kamu Doang" membalut cerita patah hati dan penyangkalan cinta dengan warna musik yang justru ceria yaitu Japanese city pop yang groovy, upbeat, easy listening dan gampang nempel di kepala sejak pertama kali didengarkan.

Menurut Maysha, "Kamu Doang" menggambarkan sosok perempuan yang sudah lelah berharap pada cinta karena pengalaman masa lalunya, hingga akhirnya bertemu seseorang yang perlahan membuktikan bahwa cinta itu nyata. Masalahnya, sang perempuan masih dalam mode “dental” alias denial total. "Cewek ini masih denial. Dia overwhelmed sama semua keadaan yang ada, bingung apakah perasaan ini beneran ada atau enggak, karena dia sudah bertekad tidak mau jatuh cinta lagi. Tapi orang ini terus-menerus bikin dia makin yakin, wait, dia agak beda.” Ujar Maysha Jhuan

Sebagai seorang Taurus tulen, Maysha Jhuan mengaku ide lagu ini sangat personal, terinspirasi dari sifat keras kepala dan gengsi tinggi yang menurutnya begitu relate dengan zodiaknya sendiri, terutama soal urusan mengakui perasaan pada orang lain. "Semua situasinya sebenarnya udah mendukung aku buat jatuh cinta. Tapi cuma gara-gara gengsi yang sudah setinggi langit, setembok-tembok China, aku jadi takut dan nggak mau mengakuinya." tambahnya.

Proses kreatif lagu ini dimulai dari pencarian kata pembuka reff yang tepat bersama tim Roommate Project. Setelah melalui diskusi panjang, kata "diam-diam" akhirnya dipilih sebagai fondasi cerita karena berhasil menangkap esensi karakter yang enggan terang-terangan mengakui jatuh cintanya. Keseluruhan proses penulisan lirik memakan waktu sekitar satu setengah jam, dari total kurang lebih tiga jam proses penciptaan lagu. Tantangan terbesarnya, menurut Maysha, bukan pada merangkai kata, melainkan menemukan konteks cerita yang paling pas dari berbagai pengalaman cinta yang ingin ia angkat.

Dari sisi musikalitas, pemilihan nuansa Japanese city pop bukan tanpa alasan. Genre ini adalah genre yang paling sering diputar Maysha dalam beberapa bulan terakhir, dan menjadi comeback yang pas setelah sekian lama ia absen merilis lagu bertempo upbeat. "Aku sudah lama banget nggak ngerilis lagu upbeat. Begitu instrumental city pop digabungkan dengan semua elemen musiknya, langsung nge-blend banget, langsung berasa ini lagunya."

Proses vokal juga jadi pengalaman baru buat Maysha, khususnya saat harus mengisi harmoni dan suara latar di bawah arahan langsung Mohammed Kamga. Namun satu pesan dari Kamga yang paling ia ingat adalah soal keaslian, bukan kesempurnaan. "Kak Kamga bilang, di lagu ini aku nggak perlu nyanyi bagus, aku cuma boleh nyanyi jujur. Simple. Waktu aku nyanyi terlalu lebay, langsung ditegur karena harus lebih sederhana, tapi tetap enak didengar."

Cerita “Kamu Doang” turut juga dihidupkan lewat music video yang menggambarkan pergolakan hati Maysha antara suka atau tidak, antara percaya atau denial. Divisualisasikan lewat sosok lelaki yang terus berusaha mendekatinya, hingga perlahan membuat Maysha penasaran dan luluh dari rasa waspadanya sendiri, sampai akhirnya berani menerima bahwa cinta yang selama ini ia sangkal ternyata benar-benar nyata. Music video lagu ini digarap oleh Gaby & David dari rumah produksi YOUKNOWWHOFILM.

Ia berharap "Kamu Doang" bisa diterima luas oleh pendengar, khususnya mereka yang pernah berada di posisi yang sama: susah mengakui perasaan karena trauma atau gengsi. Jika responnya positif, Maysha bahkan berencana membawakan lagu ini secara live, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga ke panggung internasional.

“Kamu Doang” dapat dinikmati di seluruh platform musik digital dan kanal YouTube MyMusic Records mulai tanggal 31 Juli 2026.