Minggu, 12 April 2026

Indonesia di balik Epstein files|Skandal Jeffrey Epstein dan Kaitannya dengan Elit Global: Analisis Mendalam dari Pengamat Politik Internasional

Source: 
https://youtu.be/l0GV6cjBEbQ?si=nRWGWrcCdsBrpbHp 

Kompassantri-online, Jakarta - Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan hangat setelah berbagai dokumen rahasia yang melibatkan sejumlah elit global terungkap ke publik. Dalam sebuah diskusi eksklusif "Last Minute Obrolan Tanpa Sensor", pengamat politik internasional senior sekaligus akademisi yang telah lama menetap di Amerika Serikat, Susi Sri Super, mengupas tuntas konspirasi di balik jaringan Epstein yang diduga kuat terhubung dengan gerakan Zionis global.

Menurut Susi yang telah menghabiskan hampir 30 tahun di Amerika Serikat, skandal Epstein bukan sekadar kasus kejahatan seksval biasa, melainkan bagian dari skenario besar kelompok onis untuk menguasai tatanan dunia melalui sistem keuangan.

onis dan Rekayasa Tatanan Dunia
"Landasannya adalah kelompok onis yang ingin melanggengkan kekuasaan Yahudi di bidang finansial. Mereka berpandangan bahwa tatanan dunia harus diganti dengan tatanan finansial. Bankir-bankirlah yang akan mendikte dunia," tegas Susi.

Ia mengklaim bahwa World Economic Forum di Davos juga merupakan bagian dari rekayasa kelompok Mason dan Illuminati. "Jangan terlalu bangga kalau presiden kita datang ke World Economic Forum, karena itu onis," ujarnya.

Susi membedakan antara Yahudi dan onis, di mana ia menyebut bahwa Zionis sejatinya adalah ateis yang membajak identitas Yahudi. "Seperti Islam diambil oleh ter*ris. Padahal Islam adalah agama damai," analoginya.

Jaringan Epstein: Dari Robert Maxwell hingga Donald Trump
Susi mengungkapkan bahwa ayah Jeffrey Epstein, Robert Maxwell, adalah agen Mossad yang memiliki pengaruh besar melalui kepemilikan surat kabar. Maxwell diduga tewas dib*nuh setelah mulai bermasalah.

"Jeffrey Epstein yang sebetulnya 'nol' dan hanya agen Mossad bisa seakan-akan bergaul dengan mudah. Cara bergaulnya dengan mengetahui kelemahan manusia. Kalau orang sudah kaya, sudah seperti ibl*s" ungkap Susi.

Yang lebih mencengangkan, menurut Susi, Epstein memasang kamera tersembunyi di kamar-kamar tempat para elit berkompromi. "Padahal ini orang-orang terkenal seperti Bill Clinton, Pangeran Andrew. Ini otak jahatnya termasuk Donald Trump," klaimnya.

Bahkan, Susi menyebut bahwa istri Donald Trump saat ini, Melania, didapatkan dari jaringan Epstein. "Dia menemukan istrinya Melania di kalangan Jeffrey Epstein juga. Karena dia mau meninggalkan istrinya yang lain," tambahnya.

Praktik Set*n dan Eksploitasi Anak
Lebih jauh, Susi mengungkapkan adanya praktik-praktik sat*nis dalam jaringan ini. "Mereka juga punya kebiasaan melakukan persembahan-persembahan pada iblis, sat*nik," katanya.

Ia juga menyebut adanya lokasi di Meksiko di mana anak-anak dieksploitasi dan dipaksa melahirkan bayi yang kemudian diambil. "Ini adalah kenyataan bahwa manusia itu bobrok kalau sudah terlalu kaya, dia iblis," ujarnya dengan nada prihatin.

CITA-CITA ISR**L RAYA
Susi mengklaim bahwa 0nis memiliki cita-cita membangun Israel Raya dengan mengambil wilayah Yordania, Lebanon, Suriah, hingga Arab Saudi. Menurutnya, Jared Kushner, menantu Donald Trump, adalah agen Mossad yang berperan dalam Abrahamic Accord.

"Mereka tahu orang Arab bodoh, diadu domba saja. Arab-Arab karena ketakutan melihat kemampuan Israel, mereka iyakan saja waktu disuruh tanda tangan Abrahamic Accord," klaimnya.

Program MBG dan Ancaman Genosida?
Dalam analisisnya yang kontroversial, Susi mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah Indonesia dengan jaringan onis. Ia mengklaim bahwa penasihat-penasihat yang dibawa ke Magelang berasal dari kelompok Rothschild.

"Apakah tujuan bikin MBG karena mereka tahu bangsa Indonesia korup itu akan digenosida karena kita mayoritas muslim? Orang asing mempelajari kita seperti binatang yang harus dilihat dari mikroskop," ujarnya dengan nada mengkhawatirkan.

Ia menambahkan, "Mereka tahu ini masyarakat korup. 'Let's advise them something yang dangerousnya.' Suruh saja dia bikin MBG, nanti semua korup, diambil-ambil, student-nya bisa terkapar kena racun."

Kritik terhadap Pemimpin Indonesia
Susi juga mengkritik para pemimpin Indonesia yang dinilainya naif dalam berhubungan dengan pihak asing. "Kalau Pak Hasyim, saya kawannya Pak Hasyim. Saya tidak membenci tapi suka naif itu memasukkan orang Yah*di seperti menyiapkan rakyatmu dihabis diperalat," tegasnya.

Ia menyebut bahwa anak-anak tokoh Indonesia seperti Cak Nur dan Sujatmoko menikah dengan orang Yah*di. "Mereka memang brainy dan brainy untuk tricky. Bangsa kita punya trik untuk mempertahankan diri tapi tidak sampai trik menjahati orang lain," ujarnya.

KONDISI POLITIK AMERIKA DAN MASA DEPAN INDONESIA
Mengenai kondisi politik Amerika, Susi menjelaskan tentang "military Keynesianism" di mana hanya perang yang menyebabkan pertumbuhan. "Kejadian perang Forever War namanya. Akhirnya business class mendanai lahirnya Trump yang mengacaukan semuanya," katanya.

Ia juga mengkritik sistem kapitalisme yang membuat politisi tunduk pada uang. "Saya heran kok enggak punya rasa belas kasihan sama rakyat Indonesia? Mereka paham pemimpin kita mencontoh Amerika," ujarnya.

PESAN UNTUK GENERASI MUDA
Di usianya yang menjelang 74 tahun, Susi mengaku masih terus menggembleng mahasiswanya. "Saya masih harus menggembleng mereka. Kamu jangan takut. Kamu harus bersuara karena political system akan diacak," pesannya.

Ia optimistis bahwa orang Indonesia sebenarnya pandai, hanya dibodohkan. "Orang Indonesia bukan bodoh, hanya dibodohkan. Dari ratusan partai dia hanya memilih partai tertentu. Itu pandai banget. Petani itu pandai," pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini berdasarkan wawancara dan pernyataan narasumber. Klaim-klaim yang disampaikan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi informasi ini.


Sabtu, 11 April 2026

30 Kali Beraksi, Komplotan Curanmor dan Penadah di Tangerang Dibekuk Polisi

Terbongkar! Modus Pinjam Motor hingga Jual ke Penadah, Pelaku Sudah Beraksi di 30 TKP
Aksi Licin Berakhir: Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Lintas Wilayah dan Penadahnya
Kompassantri-online, TANGERANG – Aksi licin pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah akhirnya terhenti. Tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Ciledug berhasil mengungkap kasus pencurian dengan berbagai modus yang telah terjadi di puluhan lokasi. Sabtu (11/04/2026). 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku, yakni pelaku utama berinisial MS alias Boby dan seorang penadah berinisial TA alias Bokir. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui telah beraksi di sedikitnya 30 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Tangerang Raya hingga Jakarta Barat.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif setelah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait maraknya kasus curanmor.

“Pelaku ini tergolong aktif dan cukup licin, karena telah melakukan aksinya di kurang lebih 30 TKP dengan berbagai modus. Mulai dari meminjam kendaraan korban, hingga berpura-pura menawarkan pekerjaan,” ujar Jauhari dalam keterangannya.

Menurutnya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan membangun kepercayaan, baik melalui pertemanan langsung maupun lewat media sosial. Setelah berhasil menguasai kendaraan, pelaku kemudian menjualnya kepada penadah dengan harga yang jauh di bawah pasaran.

“Modusnya beragam, ada yang berpura-pura meminjam motor untuk membeli sesuatu, ada juga yang berkenalan melalui media sosial dan mengiming-imingi pekerjaan. Setelah itu kendaraan dibawa kabur dan dijual,” jelasnya.

Polisi mengungkap, kendaraan hasil kejahatan tersebut dijual kepada penadah yang telah bekerja sama dengan pelaku. Bahkan, penadah diduga turut mendorong aksi kejahatan dengan memberikan uang operasional serta mengatur skenario penjualan.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya beberapa unit sepeda motor berbagai jenis, satu unit mobil, pelat nomor kendaraan, serta telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lain yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya pelaku tambahan.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan lainnya, termasuk pihak-pihak yang turut membantu penjualan kendaraan hasil kejahatan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal secara dekat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, jangan mudah percaya, dan segera laporkan ke polisi jika menemukan hal mencurigakan. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Metro Tangerang Kota dengan pasal berlapis dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pendalaman guna mengungkap seluruh jaringan serta mengembalikan barang bukti kepada para korban.(Alwi)

Pelantikan PC Muslimat NU Bogor 2026–2031: Dorong Kemaslahatan dan Pemberdayaan

Kompassantri-online, Kabupaten Bogor — Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bogor masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai elemen Nahdlatul Ulama, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru Muslimat NU Kabupaten Bogor yang kini dipimpin oleh Hj. Nureliyah. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata organisasi dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

“Saya berharap PC Muslimat NU Kabupaten Bogor yang saat ini dinahkodai oleh Umi Hj. Nur bisa berkontribusi dan memberikan maslahat untuk jamiyyah dan jamaah NU, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya langkah strategis yang bersifat aplikatif dalam menjawab tantangan zaman. “Lakukan langkah-langkah yang konkret seperti pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi, karena ini sangat penting dan harus digalakkan di masyarakat terkait kemaslahatan,” tambahnya, menegaskan arah gerak organisasi ke depan.

Kehadiran Gus Abdul Somad dalam acara tersebut turut didampingi oleh Sekretaris dan Bendahara PCNU Kabupaten Bogor, Kang Daud dan kang Waspada. Keduanya memasuki ruang auditorium dengan pengawalan dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser), menambah kekhidmatan suasana pelantikan.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bogor yang baru dilantik, Hj Nureliyah, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan organisasi yang dipimpinnya. Dalam wawancara singkat, ia menegaskan komitmen untuk membawa Muslimat NU menjadi organisasi yang lebih progresif dan berdampak luas.

“Muslimat NU ke depannya semoga semakin maju dan berkah serta banyak memberikan kemaslahatan,” ungkapnya, sebagai refleksi visi kepemimpinannya dalam lima tahun mendatang.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelantikan, Hj Lia Suraedah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara inklusif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi. Hal ini menunjukkan besarnya dukungan terhadap eksistensi dan peran Muslimat NU di tingkat daerah.

“Undangan yang hadir sebanyak 500 tamu dari berbagai kalangan, baik pengurus PAC Muslimat NU dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, banom dan lembaga PCNU, forkopimda Kabupaten Bogor, serta para tokoh masyarakat,” jelasnya.

Kehadiran tokoh-tokoh penting Nahdlatul Ulama juga turut memberikan legitimasi moral dan spiritual terhadap pelantikan ini. Di antaranya adalah KH Romdoni selaku Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bogor, yang dikenal sebagai figur ulama kharismatik di wilayah tersebut dan juga Hj Ella Giri Komala Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat. 

Dengan pelantikan ini, PC Muslimat NU Kabupaten Bogor diharapkan mampu memperkuat peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial keagamaan, sekaligus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kesejahteraan umat berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Jumat, 10 April 2026

OST "Dalam Sujudku “Titipan Ilahi” Perkuat Nuansa Religi dan Emosi Film

Film *Dalam Sujudku* juga diperkuat dengan kehadiran original soundtrack berjudul “Titipan Ilahi” yang dinyanyikan oleh Evelyn Wijaya, juara Voice Hunt 2025. Lagu ini menjadi elemen penting dalam membangun suasana emosional film.

“Titipan Ilahi” diciptakan oleh Yusoff Al Aswad dan Amin Majid, dengan lirik yang menggambarkan makna menerima takdir serta kekuatan doa. Lagu ini menjadi representasi perjalanan batin para karakter dalam film.

Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Namun kau titipan Tuhan yang dulu pernah kupinta dalam sujudku tak akan kuabaikan...” yang menggambarkan kedalaman makna spiritual dalam cerita.

Evelyn Wijaya mengungkapkan bahwa lagu ini menjadi momen penting dalam kariernya. “Ini lagu debut aku sekaligus soundtrack film pertamaku. Liriknya dalam, penuh pesan tentang harapan dan keputusan,” ujarnya.

Ia juga menceritakan proses produksi yang berlangsung cepat namun penuh tantangan. “Recording dan pembuatan video musik kurang dari seminggu, sekitar empat hari,” jelas Evelyn.

Selain “Titipan Ilahi”, terdapat beberapa lagu lain yang menjadi soundtrack film ini, seperti “Tanpa Arah” dan “Menggoda” karya Mamu Blacksweet serta “Cintaku Tak Ada yang Punya” karya Ferdy Tahier.

Menurut pihak produksi, pemilihan lagu-lagu ini bertujuan untuk memperkuat emosi dalam setiap adegan, sehingga pesan film dapat tersampaikan secara lebih mendalam kepada penonton.

Dengan perpaduan visual yang kuat dan musik yang menyentuh, *Dalam Sujudku* tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengingatkan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan doa dalam menghadapi ujian hidup.(dsp).