Kompassantri-online, Bogor – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas pendidik di lingkungan Nahdlatul Ulama, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Zona Bogor Utara menggelar rapat koordinasi persiapan Sarasehan Pendidikan Pergunu yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang.
Rapat yang berlangsung di Rumah Makan Sambal Wengi, Ciseeng, pada Minggu sore pukul 16.00–18.30 WIB tersebut dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh Pergunu dari wilayah Bogor Utara. Hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Ahmad Fahmi, M.M., M.Pd selaku Ketua Pergunu Zona Bogor Utara, Ust. Hamdi Gunawan, M.Pd (Ketua PAC Pergunu Parung), Dr. H.M. Susilo Wibowo, M.Pd.I (Ketua PAC Pergunu Gunungsindur), Bibit Mu'in, M.Pd (Ketua PAC Pergunu Ciseeng), Anita, M.Pd dari PC Pergunu Kabupaten Bogor, Dwi Putri, M.Pd dari Pergunu Parung, serta Bunda Puput Melati.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa Sarasehan Pendidikan Pergunu akan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 07.30–11.30 WIB bertempat di Aula Sekolah Daarunnisa, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar bersama bagi para pendidik untuk memperkuat kompetensi pedagogis sekaligus meneguhkan peran guru sebagai pendidik yang humanis dan inspiratif. Sarasehan akan menghadirkan Ketua Umum PC Pergunu Kabupaten Bogor, Hj. Lilis Balqis, sebagai keynote speaker yang akan memberikan arahan mengenai peran strategis guru NU dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini.
Selain itu, peserta akan mendapatkan penguatan materi dari dua narasumber yang kompeten di bidang pendidikan. Materi pertama bertajuk “Menjadi Guru Penggerak Hati: Mendidik dengan Cinta, Menginspirasi dengan Keteladanan” akan disampaikan oleh Dr. Ade Nurhayat, Lc., M.M. Materi ini diharapkan mampu menguatkan karakter guru sebagai teladan yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga mendidik dengan kasih sayang dan ketulusan.
Sementara itu, Dr. Hj. Rika Hardani, M.Si akan menyampaikan materi “Setiap Anak Istimewa: Seni Menemukan Potensi di Balik Keunikan”. Melalui tema tersebut, peserta diajak memahami bahwa setiap anak memiliki karakter dan potensi yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan pendidikan yang tepat dan penuh penghargaan terhadap keunikan masing-masing.
Ketua Pergunu Zona Bogor Utara, Dr. Ahmad Fahmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas guru sekaligus memperkuat jaringan dan sinergi antarpendidik di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Guru tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, dan menumbuhkan harapan pada peserta didik. Karena itu, forum sarasehan ini menjadi ruang penting untuk saling belajar dan menguatkan,” ujarnya.
Sarasehan Pendidikan Pergunu 2026 menargetkan peserta dari kalangan Guru TK, Guru PAUD, Guru Diniyah, dan Guru SD di wilayah Bogor Utara. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir semangat baru dalam mengembangkan pendidikan yang ramah anak, berorientasi pada pengembangan potensi, serta berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Pergunu terus berkomitmen menjadi wadah penguatan kompetensi guru sekaligus penggerak kemajuan pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berkeadaban.
Kontributor: Hakim Hasan
RSS Feed
Twitter
Juni 07, 2026
kompassantri