Sabtu, 18 April 2026

Film Semua Akan Baik-Baik Saja Karya Baim Wong Merilis Official Trailer yang Mengharukan, Saat Keluarga yang Terpisah Menanggung Beban Bersama

Film Semua Akan Baik-Baik Saja tayang mulai 13 Mei 2026 di bioskop Indonesia
Kompassantri-online, Jakarta, 6 April 2026 — Tiger Wong Entertainment merilis official trailer film terbaru karya sutradara Baim Wong, Semua Akan Baik-Baik Saja, yang dibintangi
Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, Ari Irham, Teuku Rifnu Wikana, dan Happy Salma. Official trailer Semua Akan Baik-Baik Saja menampilkan sebuah
kisah yang penuh haru dan menyentuh dari sebuah keluarga yang saling terpisah,
kini harus bersatu untuk saling menanggung beban bersama.
Official trailer Semua Akan Baik-Baik Saja dibuka dengan sebuah kunjungan Happy
Salma yang memerankan Tari, ke rumah susun adiknya, Langit, yang diperankan
Reza Rahadian. Langit sudah lama tak pulang ke rumah Ibunya. Tari pun meminta
agar Langit sesekali pulang, sekaligus menengok para keponakannya, anak Tari,
yang tinggal di rumah sang Ibu.
Namun, ketika Langit akhirnya pulang ke rumah, ia justru dikejutkan dengan
pemandian jenazah Tari. Tari terkena serangan jantung. Kematian mendadak Tari
pun membuat syok Langit, dan seketika mengubah jalan hidupnya. Ia yang
sebelumnya menjauh dari rumah, kini justru mendapat amanah untuk merawat para
keponakannya, termasuk salah satunya yang mengalami down syndrome.
Kini, Langit bersama kedua adiknya, Bintang (Raihaanun) dan Banyu (Ari Irham),
serta Ibu mereka (Christine Hakim), saling bahu membahu memikul beban bersama.
Termasuk untuk membesarkan dan menyekolahkan anak-anak Tari. Di tengah ujian
yang tengah menerpa mereka, keluarga tersebut masih harus menghadapi konflik
dari mantan suami Tari, Ilham (Teuku Rifnu Wikana), yang meminta paksa sertifikat
rumah. Apa yang akan selanjutnya terjadi, dan apa yang akan dilakukan keluarga
Langit?
Menjadi film ketiga yang disutradarai Baim Wong, kini ia menggarap sebuah drama
yang sangat dekat. Tentang sebuah ikatan keluarga sebagai tempat pulang, dan
kesempatan kedua untuk memperbaiki semua kesalahan di masa lalu. Baim sendiri
memilih pendekatan yang realistik, termasuk dengan latar yang dibangun di sebuah
perkampungan di pinggiran rel kereta.
Dengan jajaran ansambel pemeran terbaik Indonesia, Baim menunjukkan
kepiawaiannya untuk menghadirkan cerita yang hangat dan menyentuh. Di film ini,
ia juga menulis naskahnya bersama penulis film-film blockbuster Oka Aurora.