Kanada mulai mengambil langkah tegas untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat di berbagai sektor strategis. Sikap ini muncul setelah serangkaian ketegangan diplomatik dan ekonomi yang memperlihatkan posisi Kanada yang rapuh saat kebijakan Washington berubah sepihak.
Dalam pernyataan terbaru, pejabat tinggi Ottawa menyebut bahwa asumsi lama tentang "aliansi tak tergoyahkan" dengan AS sudah tidak relevan. Kanada disebut "terbukti bukan negara adidaya" sehingga tidak bisa lagi menyerahkan keamanan energi, pertahanan, dan rantai pasok ke satu mitra saja.
*3 Langkah Utama Kanada:*
1. *Diversifikasi Ekonomi* - Memperkuat dagang dengan Uni Eropa, Jepang, dan negara-negara ASEAN. Targetnya menurunkan porsi ekspor ke AS dari 75% menjadi di bawah 60% dalam 5 tahun.
2. *Kemandirian Pertahanan* - Ottawa menambah anggaran militer dan mempercepat proyek kapal patroli Arktik tanpa menunggu persetujuan program bersama NORAD.
3. *Energi & Teknologi* - Membangun kilang dan pabrik baterai EV domestik agar tidak bergantung pada subsidi dan regulasi AS.
Analis menyebut pemicu utamanya adalah kebijakan tarif baru AS atas baja dan aluminium Kanada awal 2026, serta tarik-ulur kerja sama pertahanan Arktik. "Kanada sadar, kalau terus menggantungkan diri, kedaulatan ekonominya bisa disandera," kata pengamat hubungan internasional.
Perdana Menteri Kanada dijadwalkan bertemu pemimpin Uni Eropa bulan depan untuk membahas pakta dagang bebas yang diperluas
RSS Feed
Twitter
April 12, 2026
santrikids