Kompassantri-online, Nungki Kusumastuti lebih dikenal sebagai seorang penari tradisional khususnya Jawa dan bontang film dan Dosen Institut Kesenian Jakarta. Prestasinya segudang. Wajar saja kalau kemudian Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia yang berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI, Bank BNI 46 memintanya menjadi narasumber pada kegiatan Diskusi NGOBRAS: Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik dan Seni 2026 yang bakal di gelar di Auditorium Jusuf Ronodipuro LPP RRI Jakarta 28 April 2026.
"Saya senang bisa berbagi pengalaman lewat diskusi Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik dan Seni yang digagas teman-teman Wartawan yang tergabung di FORWAN." Ujar Nungki Kusumastuti ketika dihubungi via ponselnya Minggu (19/4/2026).
Apalagi kata wanita cantik yang menyandang gelar Dr. Dengan menyelesaikan pendidikan S1 Antroplogi Tari di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), S2 Antroplogi Budaya di Universitas Indonesia dan S3 Ilmu Sejarah di Universitas Indonesia. Ia akan berdampingan dengan Direktur Perfilman, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Irini Dewi Wanti SS.M.SP, Ati Ganda, Koreografer senior yang sarat pengalaman dan Nucke Rahma SH, novelis dan penulis skenario film dan sinetron yang kaya akan pengalaman.
"Tentu diskusi Ngobrol Santai Bareng Kartini Film Musik dan Seni menjadi menarik, karena menghadirkan Narasumber wanita yang kompeten di bidangnya. Sehingga peserta diskusi bisa mendapatkan pencerahan dari narasumber," ujar Nungki Kusumastuti sembari tersenyum.
Kesibukan Nungki, ia sebagai Dosen di Fakultas Seni Pertunjukan IKJ sejak tahun 1987 s.d sekarang. Pada tahun 1992 bersama dengan beberapa tokoh tari di IKJ mendirikan Indonesian Dance Festival (IDF), sebuah festival tari kontemporer internasional yang bertahan sampai saat ini dan menjabat sebagai Direktur sejak tahun 2004-2008
Juga menulis Buku “Tari Indonesia dan Sejarahnya”
Selain itu juga pernah sebagai Dosen D3 Pariwisata Program Vokasi, UI untuk mata kuliah Keberagaman Seni Indonesia (2007-2012) dan Seni & Foklor (2013-2017). Ikut terlibat dalam Tim Perumus Strategi Kebudayaan pada tahun 2018 dan telah menulis buku “Belajar Seni Tari untuk Sekolah Dasar I–VI. Beberapa penghargaan telah diperolehnya, baik dalam bidang tari, film dan seni lainnya. (Humas.)
RSS Feed
Twitter
April 20, 2026
kompassantri