EMOSIONAL, MEGAH DAN KONTEMPLATIF;
SAJIAN DARI EP PERDANA ECHOES, WE HIDE STREAM OR DOWNLOAD “the things we left unsaid after you” EP HERE
Setelah merilis 2 single lagu dalam empat bulan terakhir, akhirnya Echoes, We Hide mengeluarkan EP perdana berjudul “the things we left unsaid after you”.
Artwork: Dika Morasta
Download Hi-Res Press Image HERE
JAKARTA - Echoes, We Hide, band asal Jakarta, Indonesia, telah merilis EP perdana the things we left unsaid after you yang berisi 5 track, di bawah naungan Firefly Records (subsidiary Musica Records). Band yang beranggotakan Bayu Febrian (vokal), Vallian Hanjani (gitar), Gilang Ridzky (bass) dan Lucky Putra (drum) ini menaburkan benih-benih pesan mendalam di setiap liriknya yang puitis tapi tetap realistis dalam balutan emo / alternative-rock yang terasa segar dan megah serta meninggalkan kesan emosional dan kontemplatif setelah selesai mendengarkan track-tracknya secara berurutan.
Dalam EP the things we left unsaid after you ini, 2 single terdahulu “Katarina” dan “ironi.” ditemani oleh tiga track terbaru; “the things we left unsaid after you” sebagai pembuka, “Friksi” dan “Nadir” yang bisa membuat kalian tersenyum lebar karena kedua track tersebut hadir bukan hanya untuk melengkapi susunan cerita dalam EP-nya, melainkan juga membawa gema dan spektrum baru bagi nafas perpaduan emo dan rock di tanah air.
“Seluruh track dalam EP ini saling terhubung, membentuk satu perjalanan emosional yang utuh. Setiap track merepresentasikan fase yang berbeda, dari mulai kehilangan, kehancuran, hingga perlahan menemukan kembali diri yang sempat hilang.” ujar Bayu memaknai perilisan debut EP Echoes, We Hide. Bayu juga melanjutkan, “Ini lebih dari sekadar kumpulan lagu, EP ini menjadi pengingat bahwa rasa sakit tidak bersifat abadi dan setiap proses penyembuhan membutuhkan waktu, penerimaan, serta keberanian untuk merelakan dengan sepenuh jiwa.”
“Proses produksi materi-materi dalam EP ini menjadi yang paling eksploratif yang pernah gue lakukan selama karir bermusik gue. Dalam prosesnya juga gue merasa tertantang untuk bisa menyampaikan “kejujuran” agar nantinya yang mendengarkan EP ini secara utuh bisa paham apa yang sebenarnya ingin gue dan Echoes, We Hide sampaikan.” tambah Vallian, gitaris sekaligus produser bagi EP Echoes, We Hide ini.
Secara musikal, the things we left unsaid after you ini dirancang untuk mengedepankan semangat live band dan kebebasan dalam memaknai perasaan yang sedang dialami pendengarnya saat menonton Echoes, We Hide manggung. Secara lirik, Echoes, We Hide tidak ingin menggurui, melainkan Echoes, We Hide ingin berbagai rasa, pengalaman dan seakan berbicara “gpp kok, gue pernah ada di fase itu, pelan-pelan ya, bisa kok.”
Photo Credit: Fathul Anugerah (@fathulanugerah)
Download Hi-Res Artwork HERE
Echoes, We Hide adalah alat bagi mereka yang merasa takut untuk meluapkan emosinya. Echoes, We Hide berusaha menyuarakan perasaan yang seringkali tak terekspresikan, musik yang diciptakan pun bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mengiringi, untuk berdiri di samping semua orang setiap kali emosi kita sebagai manusia tidak bisa diungkapkan lewat kata-kata.
Echoes, We Hide “the things we left unsaid after you” EP
Apple Music: https://lnk.to/EchoesWeHideTTWLUAY
Spotify: https://lnk.to/EchoesWeHideTTWLUAY
YouTube Music: https://lnk.to/EchoesWeHideTTWLUAY
Ikuti Echoes, We Hide:
TikTok | Instagram | YouTube
Bookings & Media Relations for Echoes, We Hide:
echoeswehide@gmail.com
082124887035
RSS Feed
Twitter
April 19, 2026
kompassantri