Jakarta, Kompassantri- Harga kedelai impor di Jakarta mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan tersebut berdampak langsung pada biaya produksi tempe dan tahu di tingkat perajin.Rabu (8/4/2026)
Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Cipinang, harga kedelai impor jenis Amerika Serikat kini mencapai Rp14.200 per kilogram. Angka itu naik sekitar 18 persen dibandingkan dua pekan lalu yang masih berada di kisaran Rp12.000 per kilogram. Para pedagang menyebut kenaikan dipicu oleh terganggunya jalur distribusi global dan melemahnya nilai tukar rupiah.
Dampaknya, harga tempe dan tahu di pasaran ikut terkerek. Di beberapa pasar tradisional Jakarta, harga tempe ukuran 500 gram yang semula Rp9.000 kini menjadi Rp10.500. Sementara itu, harga tahu putih per potong naik dari Rp700 menjadi Rp900. Kenaikan ini dikeluhkan oleh konsumen rumah tangga dan pedagang makanan.
Ibu Sari, perajin tempe di Pasar Jatinegara*: “Harga kedelai impor sekarang sudah Rp14.200 per kilogram. Kami terpaksa menaikkan harga tempe dari Rp9.000 menjadi Rp10.500 per papan. Kalau tidak dinaikkan, kami rugi karena biaya produksi sudah naik hampir 20 persen.”
Sejumlah perajin tempe di wilayah Jakarta Timur mengaku terpaksa mengurangi takaran atau menaikkan harga jual agar tidak merugi. Pemerintah v tetap aman bagi pelaku usaha kecil.(Alwi/Foto;Dudut Suhendra Putra).
RSS Feed
Twitter
April 08, 2026
kompassantri