Uni Emirat Arab dengan memiliki emas hitam (minyak) dan maskapai penerbangan internasional lebih ke 80 negara dan melayani 180 destinasi global sangat berambisi menjadi Swiss-nyaTimur Tengah. Demi merealisasikan ambisi, pada tahun 2024, UEA menarik investor sekitar 9.800 miliarder termasuk Amerika Serikat sehingga mencatat rekor bombastis dengan pemasukan bersih lebih dari 60 miliar dolar. Ini menunjukkan betapa perputaran ekonomi UEA sangat bergantung pada investasi asing.
Selain itu, hingga akhir tahun 2025 statistik menunjukkan lebih dari 300 bank dan sekitar 100 lembaga asuransi besar internasional beroperasi di UEA. Bank-bank besar seperti Citibank serta ekspansi aktivitas JPMorgan pada tahun 2025 merupakan contoh kehadiran luas lembaga keuangan internasional di negara ini.
Namun, setelah Amerika dan Zionis memutuskan menginvasi dan menyerang Iran dan menjadikan negara-negara Arab yang menerima dengan senang hati menjadi Pangkalan Militer US, tempat peluncuran rudal dan bom ke Iran, negara mereka mendapatkan serangan balasan dan menjadi bulan-bulanan Rudal dan Drone Iran, termasuk UEA. Akibatnya, banyak dari perusahaan-perusahaan asing menarik sebagian karyawannya dari UEA. Perusahaan seperti Google, Amazon, dan beberapa perusahaan industri besar dunia lainnya telah menarik diri dari UEA.
Penarikan investor asing dari UEA lebih menghancurkan mereka dari rudal-rudal Iran yang menghantam negara mereka. Terbukti di beberapa tempat destinasi wisata, berubah menjadi kota mati tanpa manusia satupun. Iran menamainya Syahre Arwah. (kota arwah)
Lebih dari itu karena akibat perang dan ditutupnya Selat Hormuz, UEA terpaksa mengurangi produksi minyak mereka hingga 50 persen perhari. Apakah ini musibah terbesar untuk negara kacung Amerika ini? Tidak. Tidak berhenti disitu saja, maskapai yang menerbangkan penumpang hingga 80 negara itu menjadi bulan-bulanan rudal sehingga api di bandara Dubai menjulang ke langit.
Negara sapi perah kini ketar-ketir. Sampai kapan mereka bisa bertahan? Minyak tidak bisa didistribusikan karena penutupan selat Hormuz. Maskapai pun berhenti beroperasi karena langit mereka menjadi perlintasan Rudal-rudal Amerika, Israel, Iran dan Poros perlawanan. Ditambah bandaranya dihantam rudal-rudal sehingga kini berubah menjadi puing-puing.
Apakah keputusan menjadikan Amerika dan Zionis tuan mereka adalah langkah yang benar? Biarkan waktu yang menjawabnya!
Social Plugin