Kamis, 30 April 2026

Single terbaru berbahasa Inggris ini menjadi langkah baru Nelbra menuju arah global, diproduksi di Los Angeles bersama Vandra
Kompassantri-online, Jakarta, 24 April 2026 — Setelah sempat vakum dari perilisan karya baru, penyanyi Indonesia Nelbra (Olivia Nelbra Rieuwpassa) yang dikenal sebagai finalis Indonesian Idol Season 12, resmi kembali dengan single terbarunya berjudul “Forever.”
Lagu ini menjadi penanda kembalinya Nelbra dengan pendekatan yang lebih personal dan emosional. Ditulis sendiri oleh Nelbra, “Forever” merupakan lagu berbahasa Inggris dengan nuansa R&B yang lembut, yang terinspirasi dari kisah cinta pertamanya, sebuah cerita yang sederhana, namun memiliki makna mendalam dan tak terlupakan.
“Setelah sempat vakum, aku ingin comeback ini terasa jujur dan bermakna. ‘Forever’ terasa seperti lagu yang tepat karena membawa cerita yang sangat personal tentang cinta pertamaku, sesuatu yang murni dan tak terlupakan. Kembali dengan lagu yang penuh emosi seperti ini rasanya seperti memperkenalkan diriku kembali, bukan hanya sebagai seorang musisi, tapi juga sebagai seseorang yang pernah mencintai dengan dalam dan tumbuh dari pengalaman itu,” ungkap Nelbra.
Dalam proses produksinya, Nelbra kembali berkolaborasi dengan Vandra, music director, produser, sekaligus rekan kreatif yang telah bekerja bersamanya selama lebih dari satu dekade. Kolaborasi ini menghadirkan warna musikal yang matang, sekaligus menjaga konsistensi identitas musikal Nelbra yang terus berkembang.
Menariknya, “Forever” diproduksi di Los Angeles, Amerika Serikat, menjadi langkah penting dalam perjalanan Nelbra untuk memperluas jangkauan kariernya ke ranah internasional.
Selain perilisan lagu, Nelbra juga tengah menyiapkan video musik resmi yang diproduksi bersama tim kreatif di Los Angeles. Video ini akan menghadirkan visual yang intim dan emosional, dengan sentuhan cerita yang memiliki makna mendalam bagi perjalanan pribadi Nelbra.
Christopher Soerachmat, yang telah terlibat dalam berbagai produksi video musik bersama kolaborator Amerika, menghadirkan pendekatan sinematik yang kuat serta pengalaman produksi berstandar industri. Sementara itu, Briana Nabila Achmad Soerachmat melengkapi proyek ini melalui sentuhan artistik dan kedalaman storytelling yang lebih subtil. Keduanya berperan penting tidak hanya dalam eksekusi produksi visual, tetapi juga dalam membentuk konsep naratif video musik, menciptakan identitas visual yang selaras dengan emosi yang diusung dalam “Forever.”
Melalui “Forever”, Nelbra tidak hanya menghadirkan kisah tentang cinta di masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana cinta terus berkembang dan membentuk seseorang dalam perjalanan hidupnya.
“Aku berharap ‘Forever’ bisa terasa seperti pulang ke sebuah cinta yang lembut, aman, dan abadi, dalam bentuk apa pun itu,” tutup Nelbra.
Single “Forever” dirilis di bawah label independennya, NINE UP Records, yang ia dirikan bersama timnya di Indonesia. Ke depan, Nelbra juga tengah menyiapkan proyek kolaborasi internasional yang akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Dengan “Forever”, Nelbra menandai babak baru dalam kariernya yang lebih matang, lebih personal, dan siap menjangkau pendengar yang lebih luas di kancah global.
— 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai NELBRA

Follow NELBRA

Instagram: https://instagram.com/olivianellbra 
Youtube: https://youtube.com/@nelbra
Twitter: twitter.com/@olivianelbra  
TikTok: https://www.tiktok.com/@nelbra 

FOREVER - NELBRA (lyrics)
From the first time our eyes met,
Something quiet opened in my chest
A feeling I couldn’t name it yet
Its a spark I couldn’t forget

I didn’t know that love could feel this gentle
With you by my side
Everything feels easier
Hold me close

(Chorus)
I want forever with you
Forever and ever
Growing old with you
Forever and ever
Hold me tight dont ever let go (baby)
Promise me you'll stay
Forever and ever
I didnt know love till its you
Forever and ever


(Verse 2)
You make ordinary days feel golden,
turn my silent moment into power.
With you, even in hardest moment
You, are the one my soul desires.
You, turn my emptiness to color

I want forever with you
Forever and ever
Growing old with you
Forever and ever
Hold me tight dont ever let go
Promise me you'll stay
Forever and ever






Rabu, 29 April 2026

Fashion Show Nina Nugroho Curi Perhatian di Diskusi NGOBRAS Kartini 2026

Kompassantri-online, Jakarta – Penampilan busana muslim karya desainer Nina Septiana Nugroho mencuri perhatian peserta diskusi NGOBRAS Kartini Film, Musik, dan Seni 2026. Acara kolaborasi FORWAN Indonesia, Kementerian Kebudayaan RI, BNI 46, KAPITA, Mata Langit, dan KEMALA itu digelar di Auditorium Jusuf Ronodipuro LPP RRI Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Kepala Bidang Humas dan Informasi Publik Kementerian Kebudayaan RI, Yayuk Sri Budi Rahayu, http://S.Sos., http://M.Pd., mengapresiasi penampilan tersebut. “Busana muslim karya Nina Nugroho sangat menarik dan memberi warna tersendiri. Ada perpaduan seni, budaya, dan kreativitas perempuan Indonesia yang ditampilkan dengan sangat baik,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Sub Branch Manager BNI 46, Asiana G. Dyah Buwana. Menurutnya, busana muslim kini berkembang pesat, elegan, dan tetap mengikuti tren tanpa meninggalkan nilai budaya.

Nina Septiana Nugroho mengaku bersyukur karyanya mendapat sambutan positif. “Saya ingin memberi karya terbaik untuk FORWAN. Karena acara ini menghadirkan perempuan inspiratif, saya terpacu menampilkan koleksi spesial,” kata Nina.

Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, menegaskan pihaknya selalu memberi ruang bagi pengurus untuk menampilkan karya. “Penampilan Mbak Nina bersama Nana Mardiana dan Panglima Langit menjadi kebanggaan tersendiri bagi organisasi,” ujarnya.

Diskusi NGOBRAS Kartini Film, Musik, dan Seni 2026 berlangsung hangat dan menghadirkan tokoh perempuan kreatif yang berbagi pengalaman tentang peran perempuan dalam pengembangan seni dan budaya Indonesia.

Diskusi NGOBRAS: Kartini Film, Musik, dan Seni Dibuka Kemenkeb

Kompassantri-online, Jakarta-Diskusi Ngobrol Santai (NGOBRAS) bareng Kartini Film Musik dan Seni secara resmi dibuka oleh Yayuk Sri Budi Rahayu. Sos.M.Pd, Kepala Bidang Humas danInformasi Publik Kementerian Kebudayaan RI didampingi Artis dengan memukul drum.

"Sejauh yang pernah hadir di acara diskusi, baru kali ini ada diskusi yang dipadukan dengan fashion show dan musik. Keren, idenya. Sesuatu banget," ujar Yayuk usai diskusi di Auditorium Jusuf Ronodipuro LPP RRi Jakarta. Selasa,(28/4/2026)

Yayuk dalam kata sambutannya, mengaku surprise melihat acara diskusi yang digagas Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI, Bank BNI 46, Nina Nugroho, Mata Langit, Chic's Musik, SAE, KAPITA, Agraria Today, greenblue.id dan JPKP. 

"Menurut saya event ini menarik dan berkelas, perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Nanti saya laporkan ke pipimpinan diskusinya berjalan sukses Dan berbeda Dari diskusi pads umumnya. Untuk itu diskusi yang digelar mesti didukung terus, " Ujar Yayuk serius. 

Sementara Asiana G Dyah Buwana Sub Branch Manager PT Bank Negara Indonesia 46 (Persero) Tbk 
Menegaskan kalau Bank BNI 46 mensuport kegiatan Diskusi NGOBROL Santai Bareng Kartini Film, Musik dan Seni karena kegiatan tersebut semangatnya sama dengan BNI 46 yakni memberikan pencerahan serta edukasi kepada masyarakat tentang Wanita hebat masa kini di industry film, musik dan seni berkat perjuangan Ibu Kita Kartini.

“BNI ikut mensuport diskusi ini, karena acaranya keren, narasumbernya Wanita hebatnya dibidangnya yang sangat inspiratip. Apalagi ada balutan hiburan musik dan fashion show oleh disainer kondang, Ibu Nina Nugroho dan penyanyi beken seperti Mbak Ratna Listy, Nana Mardiana dan Panglima,” ujar Asiana G Dyah Buwana dalam kata sambutannya.

Diskusi yang hadiri ratusan ibu-ibu dari komunitas Jalan Jalan Santai (JJS), puluhan awak media juga dihadiri artis senior Niniek L Karim dan Seno M Harjo serta pejabat Bank BNI seperti Lilis Cucu, Elvi / RM Emerald dan Wulan / Pemimpin OBO.

Yang membuat peserta diskusi terhibur dan tidak mau beranjak dari auditorium, karena mereka tidak hanya mendengarkan paparan narasumber perempuan hebat seperti Yayuk Sri Budi Rahayu. Sos.M.Pd, Dr. Nungki Kusumastuti, Dra. Ati Ganda, Nucke Rahma SH serta moderator Telni Rustitantri dan dihibur Ratna Listy, Panglima Langit, Nana Mardiana, Madeena dan Band KBK.

"Syukur Alhamdulillah acara diskusi NGOBRAS Ngobrol Santai Bareng Kartini Film Musik dan Seni berjalan lancar sukses, terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini," ujar Sutrisno Buyil ketua umum FORWAN. (Alwi)

Selasa, 28 April 2026

Tangerang, Kompassantri+ Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang

ETLE Handheld Mulai Diterapkan di Kota Tangerang, Pelanggar Langsung Ditilang di TempatSatlantas Polres Metro Tangerang Kota Terapkan ETLE Genggam, Pelanggar Tak Bisa Lagi Mengelak

TANGERANG — Penegakan hukum lalu lintas di wilayah Kota Tangerang kini semakin modern dan tegas. Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota mulai menerapkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld, yakni perangkat tilang elektronik genggam yang memungkinkan penindakan dilakukan langsung di lapangan.

Dengan alat ini, petugas dapat secara cepat mengidentifikasi dan menindak pelanggaran kasatmata, seperti pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, hingga parkir di area terlarang. Seluruh proses dilakukan secara digital, lengkap dengan bukti pelanggaran yang dapat langsung dicetak di lokasi.

Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota, Nopta Histaris Suzan, menegaskan bahwa penerapan ETLE Handheld merupakan bagian dari transformasi penegakan hukum berbasis teknologi.

“Ini adalah upaya kami meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Dengan sistem digital ini, penindakan menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Sementara itu, Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, Febby Septian, menjelaskan bahwa ETLE Handheld bersifat mobile, sehingga petugas dapat aktif bergerak dan menemukan pelanggaran secara langsung di berbagai titik.

“Begitu terlihat pelanggaran, seperti tidak pakai helm, melawan arus, atau parkir di tempat terlarang, petugas langsung melakukan penindakan dan mengeluarkan tilang di lokasi,” kata Febby.

Dalam satu perangkat, lanjutnya, ETLE Handheld mampu melakukan sekitar 50 hingga 60 kali tangkapan pelanggaran (capture) sekaligus mencetak bukti tilang. Saat ini, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota mengoperasikan dua unit perangkat yang digunakan oleh dua tim di lapangan.

Febby juga menjelaskan perbedaan antara ETLE Handheld dan ETLE statis. Jika ETLE statis mengandalkan kamera tetap di titik tertentu, maka ETLE Handheld memungkinkan petugas memberikan penindakan sekaligus edukasi langsung kepada pelanggar.

“Dengan cara ini, pelanggar langsung paham kesalahannya, tidak hanya terekam kamera,” tambahnya.

Adapun pelanggaran yang paling sering ditemukan di wilayah Kota Tangerang antara lain melawan arus, tidak menggunakan helm, serta parkir sembarangan di lokasi yang telah dipasang rambu larangan.

Penerapan ETLE Handheld dinilai cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Seiring penerapannya, tingkat kepatuhan pengendara mulai menunjukkan peningkatan.

Satlantas Polres Metro Tangerang Kota pun mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.(alwi)