Minggu, 12 April 2026

Terbukti Negara Ayam Sayur, Kanada Tak Ingin Lagi Tergantung dengan AS

Jakarta, Minggu 12 April 2026 - 19:10 WIB
Kanada mulai mengambil langkah tegas untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat di berbagai sektor strategis. Sikap ini muncul setelah serangkaian ketegangan diplomatik dan ekonomi yang memperlihatkan posisi Kanada yang rapuh saat kebijakan Washington berubah sepihak.

Dalam pernyataan terbaru, pejabat tinggi Ottawa menyebut bahwa asumsi lama tentang "aliansi tak tergoyahkan" dengan AS sudah tidak relevan. Kanada disebut "terbukti bukan negara adidaya" sehingga tidak bisa lagi menyerahkan keamanan energi, pertahanan, dan rantai pasok ke satu mitra saja.

*3 Langkah Utama Kanada:*
1. *Diversifikasi Ekonomi* - Memperkuat dagang dengan Uni Eropa, Jepang, dan negara-negara ASEAN. Targetnya menurunkan porsi ekspor ke AS dari 75% menjadi di bawah 60% dalam 5 tahun.
2. *Kemandirian Pertahanan* - Ottawa menambah anggaran militer dan mempercepat proyek kapal patroli Arktik tanpa menunggu persetujuan program bersama NORAD.
3. *Energi & Teknologi* - Membangun kilang dan pabrik baterai EV domestik agar tidak bergantung pada subsidi dan regulasi AS.

Analis menyebut pemicu utamanya adalah kebijakan tarif baru AS atas baja dan aluminium Kanada awal 2026, serta tarik-ulur kerja sama pertahanan Arktik. "Kanada sadar, kalau terus menggantungkan diri, kedaulatan ekonominya bisa disandera," kata pengamat hubungan internasional.

Perdana Menteri Kanada dijadwalkan bertemu pemimpin Uni Eropa bulan depan untuk membahas pakta dagang bebas yang diperluas

Sabtu, 11 April 2026

30 Kali Beraksi, Komplotan Curanmor dan Penadah di Tangerang Dibekuk Polisi

Terbongkar! Modus Pinjam Motor hingga Jual ke Penadah, Pelaku Sudah Beraksi di 30 TKP
Aksi Licin Berakhir: Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Lintas Wilayah dan Penadahnya
Kompassantri-online, TANGERANG – Aksi licin pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah akhirnya terhenti. Tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Ciledug berhasil mengungkap kasus pencurian dengan berbagai modus yang telah terjadi di puluhan lokasi. Sabtu (11/04/2026). 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku, yakni pelaku utama berinisial MS alias Boby dan seorang penadah berinisial TA alias Bokir. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui telah beraksi di sedikitnya 30 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Tangerang Raya hingga Jakarta Barat.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif setelah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait maraknya kasus curanmor.

“Pelaku ini tergolong aktif dan cukup licin, karena telah melakukan aksinya di kurang lebih 30 TKP dengan berbagai modus. Mulai dari meminjam kendaraan korban, hingga berpura-pura menawarkan pekerjaan,” ujar Jauhari dalam keterangannya.

Menurutnya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan membangun kepercayaan, baik melalui pertemanan langsung maupun lewat media sosial. Setelah berhasil menguasai kendaraan, pelaku kemudian menjualnya kepada penadah dengan harga yang jauh di bawah pasaran.

“Modusnya beragam, ada yang berpura-pura meminjam motor untuk membeli sesuatu, ada juga yang berkenalan melalui media sosial dan mengiming-imingi pekerjaan. Setelah itu kendaraan dibawa kabur dan dijual,” jelasnya.

Polisi mengungkap, kendaraan hasil kejahatan tersebut dijual kepada penadah yang telah bekerja sama dengan pelaku. Bahkan, penadah diduga turut mendorong aksi kejahatan dengan memberikan uang operasional serta mengatur skenario penjualan.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya beberapa unit sepeda motor berbagai jenis, satu unit mobil, pelat nomor kendaraan, serta telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lain yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya pelaku tambahan.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan lainnya, termasuk pihak-pihak yang turut membantu penjualan kendaraan hasil kejahatan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal secara dekat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, jangan mudah percaya, dan segera laporkan ke polisi jika menemukan hal mencurigakan. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Metro Tangerang Kota dengan pasal berlapis dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pendalaman guna mengungkap seluruh jaringan serta mengembalikan barang bukti kepada para korban.(Alwi)

Pelantikan PC Muslimat NU Bogor 2026–2031: Dorong Kemaslahatan dan Pemberdayaan

Kompassantri-online, Kabupaten Bogor — Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bogor masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai elemen Nahdlatul Ulama, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru Muslimat NU Kabupaten Bogor yang kini dipimpin oleh Hj. Nureliyah. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata organisasi dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

“Saya berharap PC Muslimat NU Kabupaten Bogor yang saat ini dinahkodai oleh Umi Hj. Nur bisa berkontribusi dan memberikan maslahat untuk jamiyyah dan jamaah NU, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya langkah strategis yang bersifat aplikatif dalam menjawab tantangan zaman. “Lakukan langkah-langkah yang konkret seperti pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi, karena ini sangat penting dan harus digalakkan di masyarakat terkait kemaslahatan,” tambahnya, menegaskan arah gerak organisasi ke depan.

Kehadiran Gus Abdul Somad dalam acara tersebut turut didampingi oleh Sekretaris dan Bendahara PCNU Kabupaten Bogor, Kang Daud dan kang Waspada. Keduanya memasuki ruang auditorium dengan pengawalan dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser), menambah kekhidmatan suasana pelantikan.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bogor yang baru dilantik, Hj Nureliyah, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan organisasi yang dipimpinnya. Dalam wawancara singkat, ia menegaskan komitmen untuk membawa Muslimat NU menjadi organisasi yang lebih progresif dan berdampak luas.

“Muslimat NU ke depannya semoga semakin maju dan berkah serta banyak memberikan kemaslahatan,” ungkapnya, sebagai refleksi visi kepemimpinannya dalam lima tahun mendatang.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelantikan, Hj Lia Suraedah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara inklusif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi. Hal ini menunjukkan besarnya dukungan terhadap eksistensi dan peran Muslimat NU di tingkat daerah.

“Undangan yang hadir sebanyak 500 tamu dari berbagai kalangan, baik pengurus PAC Muslimat NU dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, banom dan lembaga PCNU, forkopimda Kabupaten Bogor, serta para tokoh masyarakat,” jelasnya.

Kehadiran tokoh-tokoh penting Nahdlatul Ulama juga turut memberikan legitimasi moral dan spiritual terhadap pelantikan ini. Di antaranya adalah KH Romdoni selaku Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bogor, yang dikenal sebagai figur ulama kharismatik di wilayah tersebut dan juga Hj Ella Giri Komala Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat. 

Dengan pelantikan ini, PC Muslimat NU Kabupaten Bogor diharapkan mampu memperkuat peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial keagamaan, sekaligus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kesejahteraan umat berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Jumat, 10 April 2026

OST "Dalam Sujudku “Titipan Ilahi” Perkuat Nuansa Religi dan Emosi Film

Film *Dalam Sujudku* juga diperkuat dengan kehadiran original soundtrack berjudul “Titipan Ilahi” yang dinyanyikan oleh Evelyn Wijaya, juara Voice Hunt 2025. Lagu ini menjadi elemen penting dalam membangun suasana emosional film.

“Titipan Ilahi” diciptakan oleh Yusoff Al Aswad dan Amin Majid, dengan lirik yang menggambarkan makna menerima takdir serta kekuatan doa. Lagu ini menjadi representasi perjalanan batin para karakter dalam film.

Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Namun kau titipan Tuhan yang dulu pernah kupinta dalam sujudku tak akan kuabaikan...” yang menggambarkan kedalaman makna spiritual dalam cerita.

Evelyn Wijaya mengungkapkan bahwa lagu ini menjadi momen penting dalam kariernya. “Ini lagu debut aku sekaligus soundtrack film pertamaku. Liriknya dalam, penuh pesan tentang harapan dan keputusan,” ujarnya.

Ia juga menceritakan proses produksi yang berlangsung cepat namun penuh tantangan. “Recording dan pembuatan video musik kurang dari seminggu, sekitar empat hari,” jelas Evelyn.

Selain “Titipan Ilahi”, terdapat beberapa lagu lain yang menjadi soundtrack film ini, seperti “Tanpa Arah” dan “Menggoda” karya Mamu Blacksweet serta “Cintaku Tak Ada yang Punya” karya Ferdy Tahier.

Menurut pihak produksi, pemilihan lagu-lagu ini bertujuan untuk memperkuat emosi dalam setiap adegan, sehingga pesan film dapat tersampaikan secara lebih mendalam kepada penonton.

Dengan perpaduan visual yang kuat dan musik yang menyentuh, *Dalam Sujudku* tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengingatkan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan doa dalam menghadapi ujian hidup.(dsp).